Tapanulipost.com, Sibolga – Ketua DPRD Kota Sibolga, Akhmad Syukri Nazry Penarik, merasa geram terhadap petugas pemadam kebakaran yang datang terlalu lama dan mobil damkar tidak dapat berfungsi saat tiba di lokasi kejadian.

Kegeramannya itu disampaikan Syukri saat meninjau lokasi kebakaran yang terjadi di Jalan Sakura dan Jalan Sejahtera, Kelurahan Aek Habil, Kecamatan Sibolga Selatan, pada Rabu malam (13/3/2024).

Syukri mengungkapkan, ia mendapat laporan dari warga bahwa mobil pemadam kebakaran datang terlambat dan tidak dapat beroperasi memadamkan api setelah tiba di lokasi kejadian. Masyarakat meminta agar hal ini menjadi perhatian serius bagi Ketua DPRD Kota Sibolga untuk disampaikan kepada Pemerintah Kota (Pemko) Sibolga.

“Korban kebakaran menyampaikan kekesalannya terhadap pelayanan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Sibolga. Mobil pemadam datang terlambat dan tidak bisa berfungsi ketika tiba di lokasi kejadian. Bahkan, sempat terjadi ketegangan antara petugas pemadam dengan masyarakat hingga mobil pemadam diminta untuk pulang untuk diperbaiki terlebih dahulu,” jelas Syukri.

Syukri menegaskan bahwa Pemko Sibolga harus bertanggung jawab atas kejadian di mana mobil pemadam tidak dapat beroperasi ketika dibutuhkan. Baca sambungan halaman selanjutnya…