Tapanulipost.com, Sibolga – Angka inflasi Kota Sibolga mulai bergerak naik disebabkan kenaikan harga beberapa komiditi pangan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sibolga, Yuliansah Andrias, saat acara buka puasa bersama wartawan di Sibolga pada Selasa (19/3/2024).

Yuliansah Andrias mengatakan bahwa upaya pengendalian inflasi menghadapi tantangan, terutama karena periode ini biasanya menjadi saat permintaan terhadap barang dan jasa meningkat.

selamat-lebaran-1445h-bpjs-kesehatan-sibolga

Menurutnya, angka inflasi Kota Sibolga hingga Februari 2024 telah mencapai 1,73% (ytd), sedangkan target tahunan adalah 2,5% ±1.

Meskipun angka ini turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 3% ±1, namun Yuliansah mengingatkan bahwa masih diperlukan kerja keras untuk mengendalikan inflasi.

“Target inflasi hingga akhir tahun ini sebesar 2,5%, namun dalam 2 bulan pertama (Januari-Februari), angka inflasi tahunan Kota Sibolga sudah mencapai 1,7% (ytd). Oleh karena itu kita harus bekerja keras mengendalikan inflasi,” kata Yuliansah. Baca halaman selanjutnya…