MADINA, TAPANULIPOST.com – Yonif 123/Rajawali menggelar latihan perang hutan di Daerah Latihan Jenderal Besar AH. Nasution di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (16/11/2020).

Latihan perang hutan yang dilaksanakan oleh Yonif 123/RW merupakan program kerja tahun anggaran 2020.

“Kegiatan ini untuk meningkatkan profesionalisme prajurit satuan tempur dalam menjalankan tugas pokok sesuai dengan kebijakan pimpinan, sehingga dapat diaplikasikan pada kemungkinan perkembangan ancaman di lapangan,” kata Danyonif 123/RW Mayor Inf Goklas P. Silaban.

(Baca juga: Pangdam I/BB Tinjau Lokasi Latihan Perang Gerilya Jenderal AH Nasution)

Advertisements

Danyonif menyebut latihan perang hutan diikuti 100 Prajurit. Latihan dilaksanakan selama 37 hari, mulai tanggal 16 November sampai 22 Desember 2020, dengan metode materi teknis, taktis dan drill tempur.

“Adapun tujuan latihan ini, antara lain untuk memelihara serta meningkatkan kemampuan prajurit serta penguasaan teknik dan taktik pertempuran hutan, dalam mengantisipasi segala bentuk ancaman dan tantangan di masa yang akan datang, sehingga dapat mendukung pelaksanaan tugas pokok satuan,” jelasnya.

Diungkapkan, latihan tersebut untuk meningkatkan kemampuan prajurit agar mampu melaksanakan tugas operasi di hutan dan meningkatkan kemampuan satuan pada pelaksanaan operasi perang hutan.

“Maka diperlukan peningkatan kemampuan dengan menyelenggarakan latihan perang hutan, sehingga akan terbentuk kemampuan Prajurit Infanteri yang profesional, handal dan mampu mengatasi tuntutan tugas di segala bentuk medan maupun cuaca secara cepat,” ungkapnya.

Diakhir amanatnya Danyonif 123/RW menegaskan kepada penyelenggara dan pelaku agar sungguh-sunguh dalam pelaksanaan Latihan.

“Semangat dan kerja sama yang baik, latihan berjalan dengan lancar, aman dan sukses serta mendapatkan hasil yang baik,” tegas Danyon. (ril)