TAPANULIPOST.com – Putra Sunan Kalijaga, Sean, diduga mengalami pengeroyokan di sekolahnya oleh enam orang yang tidak diketahui identitasnya.
Kejadian tersebut terjadi di lingkungan sekolah dan pada jam sekolah. Sunan Kalijaga, sebagai orang tua, datang ke sekolah guna mencari tahu kronologi kejadian dan meminta pertanggungjawaban dari pihak sekolah.
Pengacara Ferry Irawan, selaku kuasa hukum Sunan Kalijaga, mengungkapkan bahwa Sean mengalami pukulan di bagian kepala, wajah, mata, dan badannya.
Sean tidak dapat melawan karena dipegang oleh anak-anak yang melakukan aksi pengeroyokan. Sunan Kalijaga mengaku kaget setelah mendengar penjelasan dari guru dan terduga pengeroyokan, karena posisi perkelahian bukanlah berantem biasa.
Sean langsung dibawa ke salah satu rumah sakit swasta untuk menjalani serangkaian pemeriksaan oleh dokter.
Dalam unggahan terbaru, terlihat Sean masih terbaring di tempat tidur rumah sakit dengan seragam sekolah yang masih ia kenakan.
Sunan Kalijaga memohon doa agar tidak ada hal serius yang terjadi dengan putra bungsu mereka.
Kasus pengeroyokan yang menimpa Sean ini menjadi perhatian publik karena ia merupakan putra dari salah satu tokoh agama yang terkenal di Indonesia, Sunan Kalijaga.
Pihak kepolisian telah melakukan penyelidikan terkait kasus ini dan akan memberikan keterangan lebih lanjut kepada publik.


Tinggalkan Balasan