Motor Listrik Bralink EV-1 Asal Purbalingga. Prototipe motor listrik harus mampu menempuh jarak 40 kilometer dengan sekali pengisian daya.

Dikutip sela-sela, Jumat (23-12-2022) Bralink EV1 didirikan oleh Tim Kerja Kendaraan Listrik Purbalingga dan Pokja Fasilitasi Diklat Teknik Pengelasan Kementerian Perindustrian RI. Kemudian ide pengembangan sepeda motor listrik ini didukung oleh Adega Anggaya yang bekerja di PT Rainbow Moto Builder (RMB) Jakarta.

“Kami menargetkan dapat membangun tiga prototipe motor listrik berbasis baterai pada akhir tahun ini,” kata Johan Arifin, Direktur Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Purbalingga, dalam keterangan resmi. Dalam proses pengerjaannya, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Purbalingga membentuk tim yang dipimpin oleh Yuszra Sabilla Suharto untuk mewujudkan prototipe motor listrik Bralink EV1. Ia mengungkapkan Bralink EV1 spesial nyaman digenggam berkat konstruksi rangka Rainbow Moto Builder. Sedangkan penjabaran rancangan menjadi rangka sepeda motor dilakukan oleh pemuda Purbalingga.

“Kami fokus pada tampilan dan estetika serta kenyamanan yang baik,” kata Yuszra yang ditunjuk sebagai Ketua Pokja Sepeda Motor Listrik Purbalingga.

Advertisements

Menurut spesifikasinya, Bralink EV1 merupakan tipe LifePO4 60 volt 30 Ah yang mampu menempuh jarak 40 km dalam sekali pengisian daya. Masa pakai baterai hingga 2000 kali pengisian.

Dari segi harga, tim pengembang sepeda motor listrik Purbalingga menaksir Rp 40 triliun untuk satu sepeda motor.

“Kami terbuka untuk umum dengan harga ini,” kata Johar Arifin.

Untuk diketahui, Kabupaten Purbalingga memiliki 204 IKM logam dan alat angkut penghasil knalpot aftermarket (hand built) dengan tenaga kerja terdaftar sebanyak 1.326 orang. Meski Purbalingga merupakan produk dalam negeri, namun konon sudah dibeli merek-merek ternama yang sudah sampai ke Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand, Meksiko, dan Brasil. Bahkan, salah satu pengrajin stang di Purbalingga ini rutin mengantarkan pesanan dari salah satu rumah modifikasi motor terbesar di Selandia Baru.