TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Tiga orang menjadi korban akibat mobil tangki Pertamina yang terbakar di Aek Raisan, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Jumat siang, 25 Januari 2019.
Menurut data yang dihimpun, korban yang terbakar adalah pekerja bengkel tempat mobil tangki parkir dan kernet mobil tangki.
Berikut data para korban yang diterima redaksi Tapanulipostcom, yakni Sabar Sitompul (39), pemilik bengkel, dan Samuel Panggabean (15) pekerja bengkel. Keduanya adalah warga Aek Raisan Desa Naga Timbul, Kecamatan Sitahuis.
[irp posts=”5443″ name=”Mobil Tangki Pertamina Tujuan Taput Terbakar di Tapteng”]
Korban berikutnya, Torma Simanungkalit (38) adalah kernet mobil tangki, warga Hutabalang, Tapteng.
Ketiga korban menderita luka bakar serius dan sudah dibawa ke Rumah Sakit di Tarutung, Tapanuli Utara.
Sementara Sopir tangki, Kristian Simanungkalit, selamat karena saat kejadian sedang istirahat di rumah makan di sekitar lokasi kejadian.
Seperti diberitakan, satu unit mobil tangki Pertamina dengan nomor polisi BB 9627 CL terbakar, Jumat (25/1) sekira pukul 12.30WIB.
[irp posts=”5440″ name=”Ini Sebabnya Petani Tapteng Enggan Jual Gabah ke Bulog”]
Pihak Pertamina Sibolga juga membenarkan kejadian tersebut. Mobil tangki itu mengangkut 16KL BBM jenis Pertalite yang akan diantar ke salah satu SPBU di Tarutung, Taput.
“Benar armada kita terbakar saat mengangkut BBM jenis Pertalite dengan kapasitas 16KL untuk Pom Bensin Sipoholon. Saat ini tim Pertamina sudah turun untuk mengecek ke lokasi,” ujar Sales Executive Retail V PT Pertamina MOR I, Fresly Leo Chandra Hutapea ketika dikonfirmasi Tapanulipostcom.


Tinggalkan Balasan