Tapanulipost.com, Tapteng – Warga korban bencana yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa, Pemuda dan Masyarakat Tapanuli Tengah melakukan aksi unjuk rasa di Kantor DPRD dan Kantor Bupati Tapteng, Senin (20/4/2026).
Dalam aksinya, mereka mengungkapkan berbagai persoalan serius dalam penanganan pascabencana yang hingga saat ini belum terselesaikan secara maksimal.
Adapun tuntutan yang disampaikan warga korban bencana di Tapanuli Tengah adalah sebagai berikut:
1. Mendesak pemerintah daerah untuk memastikan ketersediaan dan distribusi air bersih yang merata serta perbaikan sanitasi bagi masyarakat terdampak.
2. Mendesak percepatan perbaikan akses dan infrastruktur, termasuk jalan dan jembatan yang masih rusak dan menghambat aktivitas masyarakat.
3. Mendesak penyaluran Jaminan Hidup (Jadup) yang tepat sasaran, merata, dan transparan bagi seluruh korban terdampak.
4. Mendesak kejelasan dan percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) yang layak serta kepastian hunian tetap (huntap) bagi masyarakat korban bencana.
5. Mendesak evaluasi dan verifikasi ulang data rumah rusak, serta penyesuaian bantuan sesuai tingkat kerusakan (ringan, sedang, berat).
6. Mendesak pemerintah untuk segera melakukan pemulihan lahan pertanian yang rusak serta memberikan dukungan nyata kepada petani terdampak. Baca selengkapnya


Tinggalkan Balasan