Merasa penasaran dengan makhluk yang memangsa ternak bebeknya, sejumlah warga Desa Pargompulan kemudian melakukan perburuan.
Sudah beberapa hari warga menyusuri hutan dan sungai, namun pencarian belum juga membuahkan hasil.
“Kegagalan kami malam ini tidak bikin patah semangat dan istirahat sebentar karena kehujanan hampir saja target itu kami dapat sudah di depan mata tapi belum nasib,” ungkap Mangatur di status facebooknya.
Saat melakukan perburuan, warga menemukan bangkai yang sudah membusuk, diduga juga merupakan korban mahkluk misterius itu.
“Hari ketiga, ketemu sama bangke busuk sulid juga mengenali binatang apa yang sebenarnya, karena tubuhnya yang panjang dan memiliki taring yang panjang dan kulit/bulu coklat muda serta sudah keadaan membusuk dan bau tak sedap,” tulis Mangatur.
Warga yang melakukan pemburuan mengaku sempat melihat mahkluk itu. Namun wujudnya tidak dapat terlihat dengan jelas, karena bergerak sangat cepat.
“Lucunya yang bikin kami penasaran kenapa saat kami melihat buruan kami itu, selalu dilihat mata dengan sekejap saja, sebentar di sini, sebentar di sana. Hampir tiga orang kami melihat tadi malam, jam (23:30 WIB). Di tempat yang berbeda ada yang mgatakan secepat kilat dia lewat dan yang saya lihat juga begitu (02:00 WIB) dengan keadaan melompat menyeberangi sungai bagaikan bayangan saja,” jelas Mangatur.
Warga masih terus melakukan pencarian menyusuri jurang dan sungai berharap dapat menemukan makhluk misterius pemangsan ternak itu. (red)


Tinggalkan Balasan