NIAS, TAPANULIPOS.com – Satgas TMMD ke-110 Kodim 0213/Nias mengerahkan alat berat excavator dalam pembukaan jalan baru yang akan menghubungkan Desa Loloana’a Lolomoyo menuju Desa Gawu-Gawu Bouso, Kecamatan Gunungsitoli Alo’oa.
Di mana alat berat ini diturunkan agar capaian pembukaan jalan bisa ditargetkan sesuai dengan waktu.
Dalam menjalankan tugasnya, operator alat berat selalu berkoordinasi dengan tim Satgas yang dihunjuk, agar akses yang dibuka tidak salah arah.
Untuk saat ini Satgas TMMD sudah melaksanakan berbagai kegiatan baik itu sasaran fisik dan nonfisik.
Baca juga: Pembukaan Jalan TMMD Ke-110 Tingkatkan Perekonomian Warga
Dan dalam melaksanakan tugasnya, para prajurit TNI ini juga dibantu oleh masyarakat setempat.
Sebagaimana disampaikan Dandim 0213/Nias, Letkol Inf Lobuan Simbolon, tujuan pelaksanaan TMMD Kodim Nias untuk meningkatkan kehidupan masyarakat setempat.
“Program TMMD ini bertujuan untuk meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah, guna membangun kemanunggalan TNI dengan rakyat, dan keterpaduan antara TNI dengan pemerintah demi tercapainya kesejahteraan rakyat,” kata Lobuan Simbolon yang juga selaku Dansatgas TMMD saat bersilaturahmi dengan sejumlah wartawan di Makodim 0213/Nias, beberapa waktu lalu.
Baca juga: TMMD Ke-110 Karya Nyata TNI di Gunungsitoli
Sementara itu sesuai dengan target, kegiatan TMMD ini meliputi sasaran fisik dan nonfisik, mulai dari pembukaan badan jalan dari Desa Loloana’a Lolomoyo menuju Desa Gawu-Gawu Bouso, dan dari Desa Loloana’a Lolomoyo menuju Dusun I Desa Niko’o Tano Dao, sepanjang 6.000 meter dan lebar 8 Meter.
Selanjutnya, penggalian parit kanan dan kiri jalan sepanjang 12.000 m, lebar 1 meter, dan tinggi 1 meter, serta pengecatan gereja sebanyak 3 unit di masing-masing desa lokasi sasaran TMMD.
Baca juga: Bronjong Ambruk di Desa Dolok Nauli Taput Tak Kunjung Diperbaiki
Untuk sasaran non fisik yaitu penyuluhan kepada masyarakat tentang bahaya COVID-19, penyakit tidak menular, stunting, Posyandu dan Posbindu PTM, KB Kes, hukum, narkoba dan Kamtibmas, wawasan kebangsaan, bahaya kebakaran hutan, ketahanan pangan dan penyuluhan sosial serta kemanusiaan.
Kehadiran personel dari Satgas TMMD ini disambut hangat oleh masyarakat. Hal itu ditandai dengan partisipasi rakyat yang turun langsung bergotong-royong dalam menyukseskan kegiatan TMMD ini. (rel)


Tinggalkan Balasan