TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Metalia Lusiana Siho (30) nasabah BRI mengaku bahwa saldo tabungannya berkurang dengan adanya transaksi misterius.
Dia pun lantas melaporkan hal itu ke BRI. Namun katanya, proses penanganannya terkesan sangat lamban. Hal itu dibuktikan hingga saat ini belum tuntas.
Metalia kepada wartawan, Jumat (13/3/2020) menceritakan kronologis berkurangnya saldo dari rekening BRI miliknya itu.
Katanya, pada 16 Februari 2020, dia mendapat SMS bahwa saldo dari rekeningnya berkurang sebesar Rp2,5 juta.
Tentu saja, Metalia pun heran karena merasa tidak ada melakukan transaksi. Lantas, dia bergegas ke ATM melakukan pengecekan. Namun ketika PIN dimasukkan, muncul penjelasan di layar ATM, bahwa ATM miliknya telah diblokir, dan tidak dapat digunakan lagi.
Selanjutnya Metalia menghubungi call center BRI untuk melaporkan kejadian tersebut. Namun oleh pihak BRI Pusat minta waktu 20 hari untuk melakukan pengecekan.
Akan tetapi hingga waktunya tiba, Jumat 13 Maret 2020, BRI belum bisa memberikan jawaban, kenapa terjadi transaksi misterius tersebut. Bahkan BRI minta waktu tujuh hari lagi untuk melakukan pengecekan CCTV dan berkas lainnya.
“Saya sangat kecewa dengan lambatnya layanan BRI ini, aturan dan ketentuan yang mereka sampaikan sudah saya turuti, tetapi hasilnya sampai sekarang tidak jelas, dan meminta perpanjangan waktu tujuh hari lagi,” ungkap Metalia di rumah keluarganya di Jalan RJ Junjungan Lubis Pandan, Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatra Utara, Jumat (13/3/2020).
Dijelaskannya, ia membuka rekening di kantor unit BRI Tanjung Hulu Pontianak, Kalimantan Barat, karena mereka tinggal di sana. Dan sejak bulan Januari 2020, ia berangkat ke Medan ke tempat saudaranya. Saat itulah dia mendapat SMS lewat nomor ponselnya bahwa ada laporan transaksi sebesar Rp2,5 juta, padahal dia tidak ada melakukan transaksi apapun pada tanggal itu.
“SMS pemberitahuan itu masuk tanggal 16 Februari 2020 pukul 04.00 WIB. Karena masih subuh, barulah sekitar pukul 08.00 WIB saya langsung ke ATM dan melakukan pengecekan saldo. Alangkah kagetnya saya bahwa kartu ATM saya sudah terblokir. Saya pun langsung menghubungi call center BRI 14017 dan menceritakan kejadian itu.
Oleh pihak BRI pusat menyebutkan laporan saya sudah diterima dan disarankan menghubungi Bank BRI terdekat,” jelasnya.


Tinggalkan Balasan