TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-45 dan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-30 tingkat Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah, resmi dibuka, Jum’at, 22 Februari 2019 di Desa Pahieme.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Camat Sorkam Barat, Rosniati Samosir, SE dengan melepas peserta pawai ta’aruf dari halaman Gedung MIN Pahieme dan akan finish di halaman Kantor KUA Sorkam Barat.
Pantauan di lokasi acara, masyarakat setempat sangat antusias menyaksikan jalannya pembukaan MTQ ke-45 dan FSQ ke-30 yang dipusatkan di halaman Kantor KUA Sorkam Barat.
[irp posts=”2886″ name=”APMS Tidak Beroperasi, Nelayan Sorkam Mengeluh Sulit Peroleh BBM Subsidi”]
Kegiatan itu turut dihadiri Forkopimka, para kepala desa, kepala sekolah serta seluruh kafilah utusan dari setiap desa dan kelurahan se-Kecamatan Sorkam Barat.
Abdul Azis Hutauruk selaku Ketua panitia pelaksana dalam sambutannya menyebutkan, sebanyak 210 peserta akan bersaing pada 5 cabang yang dipertandingkan pada kegiatan itu.
[irp posts=”4812″ name=”Kemenag Tapteng Bedah 2 Rumah di Sorkam Barat”]
“Segala sesuatunya yang berkaitan dengan MTQ sudah kita siapkan. Mulai dari pemondokan kontingen sampai dengan konsumsi mulai dari pagi sampai malam selama 1 hari dan 2 malam,” terang Azis.
Camat Sorkam Barat, Rosniati Samosir, SE mengatakan, pelaksanaan MTQ ini merupakan ajang peningkatan prestasi yang akan melahirkan Qori dan Qori’ah yang dapat memumbuh kembangkan semangat membaca Al-qur’an.
“Pada program pembangunan kesejahteraan masyarakat, terutama dalam bidang religius serta kerohanian harus ada peningkatan dalam membaca Al-Qur’an. Kita berharap kepada seluruh elemen agar selalu menumbuh kembangkan Syiar Al-Qur’an dan menerapkan pada diri masing-masing sebagai pedoman hidup yang diridhoi oleh Allah SWT,” kata Rosniati.
[irp posts=”5518″ name=”Massa AMPUH Sebut Kejari Sibolga Tuntut Bandar Togel 2 Bulan”]
Sementara itu, Kepala KUA Kecamatan Sorkam Barat, H Muhammad Syaputra, S.Ag mengatakan, kegiatan MTQ adalah salah satu program nasional yang setiap tahunnya dilaksanakan dalam rangka mewujudkan masyarakat yang religius.
“Serta kedepannya untuk lebih menyukseskan dan menjadikan Kecamatan Sorkam Barat serta Kabupaten Tapanuli Tengah menjadi Kabupaten yang relegius. Maka dari itu, dengan adanya kegiatan magrib mengaji ini diharapkan akan adanya panggilan moral orang tua, agar anak dan generasi muda lainnya dapat menumbuh kembangkan semangat belajar, membaca, serta memahami isi kandungan Al-Qur’an serta menerapkan dikehidupan sehari-hari,” ucap Muhammad Syaputra. (Zulham Pasaribu)


Tinggalkan Balasan