Tapanulipost.com, Tapteng — Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), menyesalkan pelaksanaan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) yang digelar Pemkab Tapteng tahun ini yang dinilai tidak semeriah pada masa pemerintahan sebelumnya.
Ketua Fraksi Gerindra, Deni Herman Hulu menyatakan bahwa meskipun ada kebijakan efisiensi anggaran dan juga pemberlakuan Peraturan Kepala Daerah (Perkada), semestinya Pemkab Tapteng tetap bisa melaksanakan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ).
Menurutnya, kepala daerah memiliki hak prerogatif untuk mengalokasikan anggaran, termasuk untuk kegiatan keagamaan yang membangun karakter generasi muda.
“Terlepas dari masalah politik, ini soal pembinaan umat. MTQ bukan hanya ajang seleksi, tetapi sarana membangkitkan semangat generasi muda untuk berakhlakul karimah,” kata Deni kepada wartawan di Pandan, Selasa (29/4/2025).
Deni juga membandingkan dengan pelaksanaan di Kota Sibolga yang tetap menggelar MTQ secara meriah, meski secara nasional tahun ini fokus pada Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ).
Menurut Deni, MTQ memiliki nilai lebih karena melibatkan berbagai cabang perlombaan seperti tilawah, nasyid, kaligrafi, dan lainnya.
Sementara itu, Sekretaris Fraksi Gerinda, Madayansyah Tambunan menambahkan, gema dan manfaat MTQ jauh lebih besar dibandingkan STQ yang hanya sebatas seleksi.
Madayansyah, yang pernah menjadi peserta MTQ sejak 2004 hingga 2017 itu menyayangkan Pemkab Tapteng tidak mengadakan MTQ secara penuh tahun ini.
“Kami khawatir, jika acara keagamaan seperti MTQ saja kurang diperhatikan, jangan sampai hal serupa terjadi pada perayaan keagamaan lainnya,” tegas Madayansyah.
Madayansyah, yang selalu menjadi pemenang MTQ sejak 2004 hingga 2017 ini berharap ke depan, Pemkab Tapteng dapat kembali menggelar MTQ dengan semarak demi membina generasi muda dan menjaga kerukunan umat beragama. (red)
Baca Berita menarik lainnya dari Tapanulipost.com di GOOGLE NEWS
Dapatkan berita terkini lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Tapanulipost.com dengan klik tautan ini.


Tinggalkan Balasan