SIMALUNGUN, TAPANULIPOST.com – Sebanyak 5 unit alat berat dikerahkan untuk membersihkan material lumpur di jembatan Sidua-dua Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Selasa, 15 Januari 2019. Arus lalu lintas terpaksa ditutup dan dialihkan sementara waktu.
Pantauan awak media Tapanulipostcom di lokasi, sekira pukul 08.00 WIB tampak alat berat jenis excavator Longarm, PC200 dan Bekol Loder mulai bekerja membersihkan material lumpur bercampur bongkahan batu. Material itu dikeruk dan dibuang ke sisi jurang sekitar jembatan tersebut.
Camat Girsang Sipangan Bolon, Boas Manik ketika ditemui di lokasi mengungkapkan, alat berat yang dikerahkan itu merupakan bantuan dari Provinsi Sumatera Utara pasca ditinjau oleh Wakil Gubernur Sumut Musa Rajeksah beberapa waktu lalu.
[irp posts=”5345″ name=”Warga Panik Pagi Ini Wilayah Tapanuli Diguncang Gempa, Ini Penjelasan BMKG”]
“Beberapa alat berat juga berasal dari dari PT.TPL dan PT.Bumi Karsa,” ungkapnya.
Menurut Boas, alat berat akan terus bekerja hingga material lumpur yang masih menumpuk disisi badan jembatan berhasil dievakuasi, sehingga kedua jembatan nyaman untuk dilintasi.
[irp posts=”5356″ name=”Uang Rp6 Miliar Hasil Korupsi Rigit Beton Sibolga Berhasil Diselamatkan”]
“Memang jika melihat kondisi sumber longsor diatas perbukitan Bangun Dolok masih rawan longsor, apalagi jika turun hujan,” katanya.

Selama proses pembersihan material longsoran, pihak Polres Simalungun menutup akses jalan dan mengalihkan arus lalu lintas.
Arus lalu lintas dari arah Pematang Siantar menuju Parapat dan Tobasa dialihkan dari Simpang Palang Nagori Pondok Buluh ke Sitahoan Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. Sebalik bagi pengendara yang menuju Pematang Siantar dialihkan dari Sitahoan menuju Simpang Palang. (Firma)


Tinggalkan Balasan