TAPANULIPOST.com – Dandim 0212/Tapsel tegaskan TNI tak terlibat kasus tambang emas ilegal di Madina, yang tengah ditangani pihak kepolisian.
Hal itu ditegaskan Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf Amrizal Nasution dalam keterangannya yang diterima Tapanulipost.com, Kamis (1/11/2021).
Dandim menjelaskan, kedatangannya bersama personel ke Mapolres Madina terkait untuk mengkonfirmasi dan mengecek kebenaran ada tidaknya keterlibatan oknum Prajurit TNI AD dalam kasus dugaan tambang emas ilegal yang ditangani Polres Madina.
Dimana dalam penyelidikan kasus ini, pihak Polres Madina telah mengamankan empat orang warga masyarakat.
Dandim mengungkapkan, hasil konfirmasi langsung ke Mapolres Madina, ternyata memang tidak ada keterlibatan Prajurit TNI AD dalam kasus tersebut.
“Setelah mendapat kepastian tidak ada Prajurit TNI AD yang terlibat. Kami juga menerima penjelasan bahwa hasil penyelidikan Polres Madina masih berjalan untuk meminta keterangan terkait keterlibatan tiga orang warga masyarakat yang sedang diamankan,” kata Letkol Inf Amrizal Nasution.
Dandim juga membantah informasi yang tentang ambil paksa terhadap oknum pelaku ilegal tambang emas di Batang Natal.
“Jadi kami sama sekali tidak ada keterlibatan personel TNI AD Kodim 0212/TS, ataupun intervensi dalam kasus dugaan tambang emas ilegal di Madina,” tegas Dandim lagi.
Sementara itu, Kasiintel Korem 023/KS Letkol Inf Budhy Suradi menegaskan terkait penggunaan plat kendaraan dinas akan ditelusuri dan didalami lebih lanjut.
“Karena untuk mengeluarkan plat kendaraan dinas jabatan TNI AD tidak mudah diperoleh,” tegasnya. (ril)


Tinggalkan Balasan