SIMALUNGUN, TAPANULIPOST.com – Bencana longsor yang kerap melanda jembatan Sidua-dua Parapat sejak pertengahan bulan Desember tahun lalu menggugah hati bagi para pemerhati lingkungan dari berbagai elemen masyarakat untuk terus melestarikan alam.

Para pemerhati lingkungan di kota wisata Parapat itu menanam 1500 batang dengan berbagai jenis pohon di Bukit Simarbakatuk di Lingkungan lll, Kelurahan Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Selasa, 29 Januari 2019.

Aksi gerakan moral pelestarian lingkungan ini diinisiasi oleh Satgas Mitigasi (Penanggulangan) Bencana Lingkungan Kawasan Danau Toba (KDT). Terdiri dari seluruh pemangku kepentingan, masyarakat di Girsang Sipanganbolon – Parapat serta Kecamatan Ajibata sekitarnya, yang persis lokasinya diatas Jembatan Kembar Sidua-dua.

[irp posts=”5361″ name=”Material Lumpur di Jembatan Sidua-dua Parapat Dibersihkan, Arus Lalu Lintas Dialihkan”]

Advertisements

Berbagai jenis bibit tanaman pohon yang ditanam seperti Mangga, Petai, Alpukat, Jengkol, Kaliandra berasal dari KPH Wilayah ll Siantar Simalungun.

Jumlah peserta yang menanam sekitar 70 orang, terdiri dari Kapoksek Parapat AKP Bambang Priyatno bersama jajaran Polsek Parapat, Komandan Ramil 11 Parapat Kapten Inf Marioto bersama anggotanya, Sekcam Parapat Ferry Donni Sinaga, Insan Pers, Alumni 99 Masyarakat Dusun Bangun Dolok, Dinas Pariwisata Kabupaten Simalungun.

[irp posts=”5390″ name=”Terancam Putus, Warga Minta Jembatan Penghubung Nagori Ini Segera Diperbaiki”]

Kapolsek Parapat AKP Bambang Priyatno menyampaikan, gerakan penanaman pohon ini dilaksanakan secara spontanitas atas kepedulian dimana sebelumnya ada terjadi bencana longsor secara beruntun.

“Bencana longsor ini diakibatkan penebangan pohon beberapa waktu lalu. Bencana longsor yang sudah terjadi di jembatan Sidua-dua menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih mencintai lingkungan,” ujarnya.

Foto : Kapolsek Parapat, Danramil dan Sekcam Girsang Sipanganbolon saat menanam pohon. (Firma/TAPANULIPOST.com)

Sementara itu, Harianto Sinaga mewakili Tim Satgas Mitigasi memohon kepada semua pihak untuk mendukung program ini.

“Pekerjaan tim Mitigasi selanjutnya yakni merawat setiap pohon yang sudah ditanam. Kita harapkan tim satgas Mitigasi ini terus berkelanjutan dalam program pelestarian lingkungan di Kawasan Danau Toba. Salam Lestari,” tukasnya. (Firma)