TAPANULIPOST.com – Raksasa e-commerce Amerika Serikat, Amazon.com Inc, baru saja mengumumkan rencana pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap 9.000 karyawannya.
Tindakan ini merupakan PHK ke sekian kalinya yang dilakukan oleh perusahaan teknologi AS dalam beberapa waktu terakhir.
Amazon bahkan berencana untuk memangkas 27.000 posisi dalam beberapa bulan ke depan, jumlah yang setara dengan 9% dari seluruh tenaga kerja perusahaan.
PHK yang baru dilakukan Amazon akan fokus pada divisi cloud dan periklanan, yang sebenarnya menguntungkan bagi perusahaan. Selain itu, unit streaming Twitch Amazon juga akan terkena dampak dari PHK ini. Dilansir oleh Reuters, CEO Twitch, Dan Clancy, yang baru saja ditunjuk minggu lalu, sudah mengumumkan bahwa platform tersebut akan memberhentikan lebih dari 400 karyawan.
Meskipun Amazon mengalami pertumbuhan yang pesat dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan ini menghadapi persaingan yang semakin ketat di sektor e-commerce. PHK besar-besaran sudah dilakukan oleh beberapa perusahaan teknologi besar lainnya sebelumnya, termasuk Microsoft Corporation dan induk Google, Alphabet Inc.
Dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat dan perubahan pasar yang cepat, Amazon berusaha untuk mempercepat inovasi dan efisiensi di seluruh divisi perusahaannya. Namun, tindakan PHK yang dilakukan oleh perusahaan ini menunjukkan bahwa perusahaan tersebut tetap menghadapi tekanan untuk mengurangi biaya operasional dan meningkatkan efisiensi.


Tinggalkan Balasan