TAPANULIPOST.com – Pemerintah Ukraina mengumumkan telah mendapatkan donasi sebesar lebih dari US$1,5 juta untuk mendanai produksi drone militer lokal yang akan digunakan dalam pertempuran melawan pasukan Rusia yang terus menginvasi negara itu.
Tiga perusahaan baru yang didanai dengan donasi siap mengerahkan drone buatan lokal dalam pertempuran tersebut.
Wakil Perdana Menteri Ukraina untuk inovasi, pengembangan pendidikan, sains dan teknologi, Mykhailo Fedorov, menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan drone baru akan membawa “pendekatan yang sepenuhnya baru untuk manajemen, pelatihan dan doktrin penggunaan drone”. Selain itu, Fedorov juga mengungkapkan bahwa perusahaan-perusahaan itu akan dilengkapi dengan truk pikap, helikopter serbu, dan terminal Starlink.
Semua drone yang akan digunakan dalam pertempuran akan dibuat di Ukraina, dan akan digunakan untuk misi pengintaian, penyerangan, dan membantu tentara selama pertempuran di perkotaan.
Drone juga akan digunakan untuk memandu artileri dan menyelamatkan nyawa. Sementara itu, truk pikap akan digunakan untuk penggerebekan oleh kelompok-kelompok mobile di dalam wilayah musuh, pengantaran kargo, dan evakuasi korban luka.
Drone militer diketahui memainkan peran penting dalam mode penyerangan dan pengintaian, untuk pasukan Ukraina selama setahun terakhir melawan invasi pasukan Rusia.
Peralatan yang dibeli oleh para donatur swasta ini dikumpulkan melalui penjualan 100.000 paket berisi garam dari tambang di Soledar, kota yang dikuasai tentara bayaran Rusia sejak Januari lalu.
Sementara itu, Rusia juga mengumumkan telah menembak jatuh sebuah roket jarak jauh Ukraina, yang dipasok oleh Amerika Serikat.
Senjata semacam itu disebut Kiev sebagai kunci dalam mengantisipasi serangan balik terhadap pasukan Moskow yang terus menginvasi wilayahnya.
Perangkat tersebut memiliki jangkauan hingga 150 kilometer, yang bisa mengancam posisi Rusia dan memasok depot jauh di belakang garis depan pertempuran.
Kementerian Pertahanan Rusia mengkonfirmasi penembakan tersebut melalui pernyataannya, merujuk pada bom diameter kecil yang diluncurkan dari daratan yang diproduksi oleh Boeing dan Saab Group.


Tinggalkan Balasan