SIMALUNGUN, TAPANULIPOST.com – Akibatkan tingginya curah hujan pada Kamis, 16 Mei 2019, membuat saluran irigasi pertanian jebol sepanjang 20 meter di Dusun Sukamulia, Nagori Pinang Ratus, Kecamatan Jorlang Hataran, Kabupaten Simalungun.
Jebolnya saluran irigasi tersebut mengakibatkan sekitar 50 hektar lawan persawahan warga terancam tidak bisa ditanami.
M Nainggolan, warga setempat, berharap pemerintah melalui dinas terkait dapat segera memperbaiki saluran irigasi tersebut agar petani dapat bercocok tanam.
“Sebab saat ini sedang musim tanam padi. Tapi jika saluran irigasi ini tidak segera diperbaiki bagaimana caranya kami menanam padi di sawah kami masing-masing,” ungkapnya.
Menurutnya, pada musim penghujan saat ini dapat sewaktu-waktu menambah panjang saluran irigasi yang jebol.
“Untuk itu kami sangat mengharapkan kepada pemerintah agar segera memperbaiki. Jangan sampai semakin parah hingga membuat kerugian bagi petani di daerah kami,” pintanya.
Sementara itu Kepala PSDA Kecamatan Jorlang Hataran, Lindung Nainggolan ketika dikonfirmasi mengaku sudah meninjau lokasi saluran irigasi yang jebol itu.
“iya sudah kami tinjau tadi pagi. Panjangnya 20 meter. Tadi malam itu jebol akibat hujan deras. Dan kejadian tersebut sudah kami sampaikan kepada pemkab, tapi masih secara lisan. Saat ini kami sedang menyusun laporannya dan kemungkinan hari Senin langsung kami laporkan kejadian tersebut.
Dikatakan Lindung, saluran irigasi yang jebol itu dibangun setahun yang lalu. “Iya, itu dibangun sudah setahun yang lalu,” tukasnya.(Firma)


Tinggalkan Balasan