TAPANULIPOST.com – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian empat korban yang tertimbun material longsor tebing di Kelurahan Empang, Bogor Selatan, Kota Bogor. Para petugas menyatakan bahwa mereka menghadapi kendala dalam proses pencarian korban.

Menurut Kepala BPBD Kota Bogor, Theofilo Patricinio Freitas, kendala utama dalam proses pencarian adalah ketebalan material yang menutupi korban, serta akses jalan yang belum memungkinkan masuknya alat berat. “Materialnya cukup tebal dan sementara ini dikerjakan secara manual. Belum ada rute untuk masuk kendaraan berat ini,” ujarnya kepada wartawan pada hari Rabu, 15 Maret 2023.

Material longsor memiliki kedalaman hingga empat meter, yang mempersulit proses evakuasi korban. Petugas mencari rute untuk memungkinkan masuknya kendaraan berat dan mempercepat proses pencarian.

Longsor tersebut terjadi karena faktor curah hujan yang tinggi, yang juga menjadi penyebab banjir di Kota Bogor. Kelurahan Empang menjadi wilayah yang paling terdampak, dengan tebing setinggi 30 meter yang longsor dan menimbun 17 orang. Dari jumlah tersebut, 13 orang berhasil dievakuasi, sehingga tersisa empat korban yang masih dalam pencarian.

Advertisements

“Waktu kejadian semalam jam 00.24 WIB. Ada 17 orang yang tertimbun, 13 orang berhasil dievakuasi, dan dua orang meninggal dunia. Pagi ini masih tersisa empat orang yang harus ditemukan,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie Rachim, kepada wartawan di lokasi.

Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap keempat korban yang masih tertimbun. Semoga proses pencarian dapat berjalan dengan lancar dan korban segera ditemukan.