Menurut Kamsul, Dewan Pers tidak ingin wartawan masuk penjara, karena pemberitaan yang melanggar pedoman pemberitaan ramah anak.

Kamsul Hasan mengatakan Pedoman Pemberitaan Ramah Anak yang dikeluarkan Dewan Pers mengoreksi beberapa aturan dalam Kode Etik Jurnalistik.

“Salah satu yang dikoreksi adalah batas usia anak. Dalam Kode Etik, anak adalah usia di bawah 16 tahun dan belum menikah,” jelas Kamsul.

Sementara itu, Teguh Santosa mengungkapkan, Jurnalisme tidak mati, tetapi migrasi platform, yang tadinya media cetak pindah ke media online.

Advertisements

“Jadi ini bukan kematian jurnalisme, tetapi hanya terjadi migrasi dari cetak ke online. Dan itu lebih ekonomis, karena tidak perlu lagi mengeluarkan biaya cetak,” paparnya.

Menurut Teguh, informasi yang beredar di media sosial layak dijadikan berita. Namun, kata dia, harus ada unsur urgensitas, signifikan dan Tokoh yang menyampaikan informasi tersebut di media sosial.

“Tapi kalau informasi di Medsos harus dikonfersi menjadi karya jurnalistik. Harus melakukan verifikasi informasi kemudian konfirmasi,” jelasnya.

Teguh juga mengatakan, Media Online kalau ingin survive harus memanfaatkan media sosial dan berjejaring.

Sebelumnya, Ketua PWI Sumut, H Hermanjah dalam sambutannya mengatakan, PWI terus melaksanakan UKW sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan profesionalisme wartawan. Sampai saat ini, PWI sudah menghasilkan 700 wartawan kompeten dari 24 angkatan.

“PWI sudah menghasilkan 700 wartawan kompeten, namun baru sekitar 200 yang menjadi anggota PWI. Sehingga 500 lagi diharapkan secara bertahap bisa masuk organisasi profesi yang diakui pemerintah,” ujar Hermansjah.

PWI Sumut dan para pengurus lainnya akan terus melakukan perekrutan anggota dalam tiga golongan di organisasi PWI, untuk membenahi diri para jurnalis menuju yang lebih profesionalisme.

“Pertama kita melakukan ujian kepada peserta anggota PWI wartawan muda, sementara yang kedua ada kenaikan tingkat dari anggota muda menjadi anggota biasa. Karena ini suatu bentuk untuk membenahi kita para jurnalis,” kata Hermanjah.

Pantauan, kegiatan tersebut juga dihadiri para Pengurus PWI Sumut. Ketua dan Pengurus PWI Sumut juga memberikan plakat penghargaan kepada 3 narasumber. (red)