TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Lanal Sibolga menggelar bakti sosial pengobatan gratis di Kecamatan Batahan, Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu, 20 Juli 2019. Sedikitnya 30 dokter dan peralatan medis modern diterjunkan untuk melayani masyarakat yang datang berobat.

Lanal Sibolga dalam menjalankan salah satu tugas dan fungsinya sebagai pembina potensi maritim, melaksanakan kegiatan bakti sosial pengobatan gratis. Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara Lanal Sibolga dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Mandailing Natal dan Ikatan Dokter Indonesi (IDI) Cabang Mandailing Natal.

Bakti sosial pengobatan gratis ini disambut dengan antusias oleh masyarakat Kecamatan Batahan. Peserta yang hadir sebanyak 500 orang dengan berbagai keluhan penyakit.

Danlanal Sibolga, Letkol Laut (P) Betrawarman, M.Tr Hanla, M.M, mengatakan, kegiatan bakti sosial ini adalah sebagai wujud kepedulian Lanal Sibolga bersama Pemkab Mandina dan IDI Madina terhadap kesejahteraan, kesehatan masyarakat, sekaligus mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kondisi kesehatan masyarakat yang semakin lebih baik.

Advertisements

Menurut Danlanal, pengobatan gratis ini tidak seperti pengobatan gratis pada umumnya yang hanya sifatnya pengobatan umum saja.

“Namun kegiatan ini membawa 30 dokter yang terdiri dari dokter spesialis dan dokter umum, diantaranya spesialis bedah, spesialis penyakit dalam, spesialis kandungan, spesialis anak, spesialis THT serta membawa peralatan seperti USG, rekam jatung EKG, peralatan lab darah, alat bedah minor serta obat-obatan yang langsung direkomendasi oleh dokter spesialisnya,” kata Danlanal.

Dikesempatan itu, Danlanal Sibolga mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Madina khususnya Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Madina atas terlaksananya kegiatan bakti sosial pengobatan gratis itu.

“Kedepan kita akan menyentuh lagi masyarakat lain yang membutuhkan,” ujar Letkol Betra.

Disela sela pengobatan gratis yang sangat menyentuh hati, ada seorang ibu hamil yang baru pertama kali merasakan dan melihat secara langsung janin dalam kandungannya dengan peralatan USG yang disiapkan oleh Dinas Kesehatan Madina. Menurut ibu hamil tersebut, selama ini banyak mengandalkan dukun beranak dan pengurutan untuk perawatan selama kehamilan.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Kesehatan Madina dr H Syaripuddin Nasution mengaku terharu melihat antusias masyarakat dengan kegiatan pengobatan gratis tersebut.

“Saya juga sangat mengapresiasi atas inisiatif dari Lanal Sibolga untuk melaksanakan kegiatan ini,” ucapnya.

Kadis Kesehatan Madina yang juga sekaligus Ketua IDI Cabang Madina mengatakan bahwa bagi pasien yang memerlukan tindakan medis yang tidak bisa dilaksanakan di tempat kegiatan itu akan dirujuk untuk diambil tindakan lebih lanjut.

Selain itu, Kadis Kesehatan juga menyampaikan bahwa obat-obatan yang dibawa tidak obat standar yang biasa ditemukan di Puskesmas. Tapi obat-obatan tersebut adalah resep yang telah disiapkan oleh dokter spesialis yang terlibat dalam kegiatan baksos kesehatan ini.

“Selain itu kami juga membawa peralatan medis rumah sakit untuk kegiatan di Batahan serta membawa dokter spesialis,” ungkapnya.(red)