Sementara itu, seorang warga setempat, Mulyadi yang juga menjual tanahnya mengaku, membeli mobil karena untuk kebutuhan sehari-hari.

Ia tak merinci berapa yang didapat dari hasil penjualan tanah miliknya untuk proyek kilang minyak Pertamina-Rosneft ini.

“Tanah saya 1/2 hektare, sebagian uangnya untuk membeli mobil,” tutupnya tak menyangka.

  1. Kades Khawatir

Kepala Desa (Kades) Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Gihanto, mengaku sebagian besar warga yang mendapatkan ganti untung memilih untuk membeli kendaraan baru.

Advertisements

Baca juga: Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk Kembalikan Mobil Dinas dan Kunci Rumah Jabatan

Sementara yang menggunakan uang hasil ganti untung untuk kegiatan usaha sangat sedikit.

“Ada rasa kekhawatiran karena sedikit yang dibuat usaha,” kata Kades ditemui di rumahnya, Selasa (16/2/2021).

Tanah warga sekitar dijual untuk pembangunan kilang minyak grass root refinery (GRR) patungan Pertamina-Rosneft perusahaan asal Rusia, yang membutuhkan lahan di tiga desa yaitu Sumurgeneng, Wadung dan Kaliuntu.

Baca juga: Wagub Sumut Musa Rajekshah Hadiri Pelepasan Ekspor Perdana Triplek dari Pelabuhan Sibolga

  1. Viral di Media Sosial

Aksi warga Desa Sumurgeneng, Tuban yang memborong mobil baru ini pun viral di media sosial.