Menurutnya, 35 Bacaleg yang didaftarkan di KPU Tapteng memiliki elektabilitas terbaik yang dapat mendongrak perolehan suara NasDem nantinya. Kendati demikian, kata Bakhtiar, para Bacaleg tersebut tetap harus turun mengambil simpatik masyarakat.
Bakhtiar juga berharap dalam proses verifikasi kelengkapan administrasi Bacaleg dapat terpenuhi hingga ditetapkan menjadi Caleg dalam Daftar Calon Tetap (DCT).
“Para Caleg NasDem diingatkan untuk tidak bertengkar, tapi saling mendukung untuk memenangkan NasDem di Tapteng. Kita harus bersatu, tidak usah menghujat orang lain, tapi kita tunjukkan kinerja kita. Tajam jangan melukai, cepat jangan mendahului. Tapi mari saling membantu dan mendukung,” imbaunya.
Bakhtiar juga memastikan tidak ada mahar politik untuk menjadi Caleg di Partai NasDem.
“Tidak ada mahar. Partai NasDem itu mulai dari pusat sampai ke bawah tidak ada mahar. Haram yang namanya mahar,” pungkasnya.
Pada pemilu 2014 lalu, Partai NasDem Tapteng hanya meraih satu kursi di DPRD Tapteng. Saat itu, Nasdem Tapteng dipimpin oleh Ali Imran Sitompul. Sementara itu, Bakhtiar Sibarani yang memimpin Partai Hanura saat itu meraih 8 kursi dan berhasil menjadi Ketua DPRD.
Kini, Bakhtiar meyakini bahwa partai Nasdem dibawah kepemimpinannya akan menjadi pemenang pemilu 2019. Apalagi beliau saat ini memiliki kekuatan besar dengan menjabat sebagai Bupati Tapteng.
Optimisme Bakhtiar tersebut, tentunya menjadi tantangan besar bagi partai lainnya pada Pileg 2019 nanti. Mereka harus berjuang lebih keras untuk bisa menjadi pemenang. (Red)


Tinggalkan Balasan