SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Kota Sibolga, Sumatera Utara, meninggal dunia, Rabu, 29 April 2020.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sibolga, Firmansyah Hulu membenarkan kabar duka tersebut.
“Iya benar. Ini nanti ada rencana konferensi pers terkait hal itu. Kadis Kominfo masih menyiapkan konferensi pers masalah ini. Nanti kita hubungi,” kata Firmansyah Hulu kepada Tapanulipost.com, Kamis, 30 April 2020.
Sebelumnya Firmansyah menjelaskan, satu orang pasien Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tersebut dirujuk ke RSU Marta Friska di Medan. Dia pun berharap dapat dilakukan tes swab PCR kepada pasien tersebut.
“Harapan kita, pasien bisa dilakukan PCR untuk memastikan benar tidaknya Covid-19,” kata Firmansyah kepada wartawan, kemarin.
Pasien PDP adalah seorang laki-laki berusia 40 tahun, warga Kecamatan Sibolga Kota. Dia meninggal setelah dirawat di RSU Darurat Covid-19 Martha Friska Multatuli Medan.
Sebelum juga Wali Kota Sibolga Syarfi Hutauruk selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, mengungkapkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tersebut sudah 4 bulan mengidap penyakit TB Paru. Ini diketahui sesuai rekam medis pasien.
“Ya ada, namun dia sudah empat bulan menderita penyakit TB Paru dan sudah kita rujuk ke Medan,” ujar Syarfi kepada wartawan. (red)


Tinggalkan Balasan