TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Pihak Polres Tapanuli Tengah langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) terbakarnya mobil tangki Pertamina di Aek Raisan, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Jumat siang, 25 Januari 2019.
Informasi dihimpun dari Kapolres Tapteng, AKBP Sukamat melalui Kasat Reskrim AKP Dodi Nainggolan menerangkan, mobil tangki Pertamina milik PT. UG Transmision dengan nomor polisi BB 9627 CL bermuatan bahan bakar minyak jenis Pertalite.
Mobil tersebut dikemudikan oleh Kristian Simanungkalit, berangkat dari Depot Pertamina Sibolga sekira pukul 09.00 WIB dengan tujuan SPBU Sibon Tarutung, Taput
[irp posts=”5443″ name=”Mobil Tangki Pertamina Tujuan Taput Terbakar di Tapteng”]
Sesampainya di Aek Raisan Desa Nagatimbul, mobil tersebut berhenti untuk menempel ban di bengkel milik Sabar Sitompul.
“Tiba-tiba terjadi korslet batre dan mengakibatkan percikan api dan menyambar tutup dom/talam atas tangki yang mengakibatkan mobil tersebut terbakar,” kata AKP Dodi Nainggolan ketika dikonfirmasi Tapanulipost.com.
Api berhasil dipadamkan kira-kira satu jam kemudian. Akibat kejadian tersebut, tiga orang korban mengalami luka bakar.
[irp posts=”5446″ name=”3 Korban Terluka Akibat Mobil Tangki Pertamina Terbakar”]
Ketiga korban yakni Sabar Sitompul (39), pemilik bengkel, dan Samuel Panggabean (15) pekerja bengkel. Keduanya adalah warga Aek Raisan Desa Naga Timbul, Kecamatan Sitahuis.
Korban berikutnya, Torma Simanungkalit (38) adalah kernet mobil tangki, warga Hutabalang, Tapteng. Sementara sopir Kristian Simanungkalit, selamat karena saat kejadian sedang istirahat di rumah makan di sekitar lokasi kejadian.
Ketiga korban menderita luka bakar serius dan sudah dibawa ke Rumah Sakit di Tarutung, Tapanuli Utara.
Sementara itu, Sales Executive Retail V PT Pertamina MOR I, Fresly Leo Chandra Hutapea ketika dikonfirmasi mengatakan pihaknya hingga saat ini masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tersebut.
“Penyebabnya masih dalam proses investigasi. Namun Pertamina memastikan bahwa stok BBM di SPBU yang terdampak dalam keadaan aman dan mencukupi untuk kebutuhan masyarakat,” ungkap Fresly.


Tinggalkan Balasan