TAPANULIPOST.com – Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk memindahkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan aparat pertahanan dan keamanan seperti TNI dan Polri ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur pada tahun depan.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Suharso Monoarfa mengatakan bahwa biaya pindah akan ditanggung oleh pemerintah, termasuk untuk Asisten Rumah Tangga (ART) ASN.

Menurut Monoarfa, ASN cs akan mendapatkan tunjangan atau biaya pindah, termasuk untuk ART. Biaya pindah tersebut akan disesuaikan dengan aturan yang berlaku dan akan diberikan juga flexible facility arrangement yang disesuaikan dengan kebutuhan tiap ASN.

Monoarfa juga menyebutkan bahwa pemerintah akan menanggung pasangan ASN, 2 orang anak, dan 1 orang asisten rumah tangga selama proses pemindahan.

Advertisements

Biaya yang akan ditanggung pemerintah mencakup uang harian, biaya pengepakan dan angkutan barang, biaya transportasi, hingga biaya penginapan transit di Balikpapan.

Saat ini, pemerintah masih dalam proses membangun hunian untuk para ASN, TNI, dan Polri di IKN Nusantara. Hunian atau fasilitas rumah dinas ada di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).

Nantinya, para ASN, TNI, Polri akan ditempatkan di 211 tower apartemen dengan kapasitas 11.619 unit.

Selain itu, pemerintah juga sedang membangun Embung Persemaian Mentawir untuk mewujudkan visi IKN sebagai kota hutan.

Embung ini akan digunakan sebagai sumber air persemaian bibit pohon untuk pelaksanaan reboisasi Kawasan IKN.

Embung Persemaian Mentawir memiliki kapasitas air baku sebanyak 40 liter per detik, dan progres fisik pembangunan hingga 12 Januari 2023 sudah mencapai 98,04%.

Dengan pemindahan ASN dan aparat keamanan ke IKN Nusantara, pemerintah berharap dapat memperkuat stabilitas dan keamanan nasional serta mendukung pembangunan daerah yang lebih merata di Indonesia.