SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Kericuhan terjadi di Kantor DPC Demokrat Kota Sibolga, Sumatera Utara, Senin sore, 22 April 2019. Sejumlah kader partai besutan SBY itu, tiba-tiba menggeruduk kantor yang terletak di jalan Albertus, Kelurahan Pasar Baru, Kecamatan Sibolga Kota.
Mereka menuntut agar Ketua DPC Demokrat Sibolga, Effendy Marpaung yang berada di kantor tersebut segera menyelesaikan masalah itu. Namun, solusi yang mereka harapkan dari Ketua DPC tidak kunjung ada, sehingga membuat amarah para kader dan Caleg partai berlambang Mercy tersebut semakin melonjak. Hingga sejumlah barang perlengkapan kantor hancur.
Menurut salah seorang kader partai, Samuel Rophin, kericuhan berawal dari tindakan Ketua DPC Demokrat Sibolga menentukan sendiri saksi di setiap Kecamatan tanpa sepengetahuan para caleg. Sementara sebaliknya, masing-masing caleg sebelumnya telah menetapkan dan menempatkan saksinya, juga tanpa sepengetahuan Ketua DPC.
“Saksi sudah dihunjuk ketua tanpa sepengetahuan mereka. Sedangkan, merekapun (caleg) sudah menunjuk saksinya masing-masing,” kata Rophin menjawab wartawan.
Mereka meminta agar saksi-saksi yang telah dihunjuk Ketua DPC, dibatalkan dan menetapkan saksi-saksi para caleg sebagai saksi sah dari partai.
“Mereka menuntut supaya saksi mereka yang dipakai, bukan saksi dari ketua,” ungkapnya.
Tak hanya itu, kericuhan juga disebabkan adanya salah seorang caleg partai tersebut, yang menjabat sebagai Ketua PAC berinisial S yang sengaja mengumpulkan semua data C1 yang telah dikumpulkan para saksi caleg secara diam-diam. Sehingga menaruh kecurigaan para caleg, kalau S punya siasat buruk.
“Kata mereka, ada C1 yang difoto S. Itu inisiatif dia sendiri, gak ada yang nyuruh,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan yang diperoleh dari Ketua DPC Demokrat Sibolga, Effendy Marpaung. Namun, para kader dan caleg tersebut masih terus menunggu keputusan dari Effendy Marpaung. (red)


Tinggalkan Balasan