TOBASA, TAPANULIPOST.com – Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN ) menggelar Edukasi Publik Sistem Jaminan Sosial Nasional di Balige, Ibukota Kabupaten Toba Samosir, Jumat, 14 September 2018. Kegiatan ini dilakukan guna mengetahui potret BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan di kabupaten itu.
Kegiatan Edukasi Publik ini menghadirkan Anggota DJSN dari unsur ahli, Ahmad Ansyori,SH,M.Hum, CLA beserta Dr Taufik Hidayat,M.Ec anggota DJSN yang juga dari unsur ahli dan juga Rudy Prayitno,SE yang merupakan anggota DJSN dari unsur organisasi pekerja.
Kegiatan DJSN yang disebut baru pertama sekali dilakukan di wilayah Sumatera Utara itu, juga mengundang peserta dari wartawan yang bertugas di wilayah Kabupaten Toba Samosir serta elemen-elemen perburuhan se-kawasan Toba Samosir.
Acara tersebut dibuka oleh Bupati Toba Samosir Ir Darwin Siagian yang diwakili oleh Sekdakab Harapan Napitulu,SH.
Dalam sambutan Bupati yang disampaikan Sekda Harapan Napitupulu mengharapkan, agar kegiatan ini bisa disosialisasikan kepada masyarakat luas sehingga semua yang didiskusikan bisa diketahui khalayak ramai.
Bupati juga sangat mengapresiasi atas pemilihan wilayahnya sebagai daerah yang pertama dilakukan edukasi oleh Dewan Jaminan Sosial Nasional untuk wilayah provinsi Sumatera Utara.
Sementara Anggota DJSN, Ahmad Ansyori menyebutkan, saat ini banyak masyarakat yang belum mengetahui secara jelas tentang Sistim Jaminan Sosial Nasional (SJSN), bahkan memandang jaminan sosial itu sangat rumit dan berbelit.
“Maka dalam kegiatan ini semua tentang BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan akan dikupas tuntas,” kata Ahmad Ansyori.
Hal senada juga diungkapkan Rudy Prayitno. Ia menjelaskan, bahwa kegiatan ini didasari amanat Undang-undang Nomor 40 Tahun 2004 dan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang Jaminan Sosial.
“Inilah upaya kita untuk mengedukasi masyarakat supaya tidak kesulitan lagi untuk mendapatkan layanan jaminan sosial, baik itu BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan,” terangnya.
Hadir juga sebagai narasumber Kepala Dinas Kesehatan Juliwan Hutapea. Ia menjelaskan beberapa langkah-langkah yang telah dibuat pemerintah kabupaten Toba Samosir dalam optimalisasi Program JKN di wilayah tersebut.
Antara lain, peningkatan mutu pelayanan kesehatan, kendali mutu dan kendali biaya program JKN, peningkatan sarana dan prasarana fasilitas kesehatan, peningkatan SDM kesehatan yang lebih berkualitas dan pencegahan fraud (kecurangan) dalam pelaksanaan JKN.
Pada Akhir acara, Dewan Jaminan Sosial Nasional menyerahkan kartu anggota peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada 20 orang wartawan yang bertugas di daerah itu. (Brams)


Tinggalkan Balasan