SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Seluruh Prajurit dan ASN Kodim 0211/Tapanuli Tengah menjalani pemeriksaan rapid test Covid-19, Kamis 16 Juli 2020. Sejumlah wartawan yang melakukan peliputan kegiatan yang dilaksanakan di Aula Makodim 0211/TT tersebut, juga turut menjalani rapid test.

Dandim 0211/TT Letkol Inf Dadang Alex menuturkan, pelaksanaan rapid test ini untuk menindaklanjuti instruksi Panglima TNI, KSAD, Pangdam untuk melaksanakan pengamanan internal di dalam tubuh TNI, pasca adanya perkembangan klaster baru di Jawa Barat yaitu di Secapa AD Bandung dan Pusdikpom Cimahi.

“Maka dari itu kami melaksanakan pengamanan ke dalam, jangan sampai personel kami ini yang tugas sehari-harinya sebagai yang terdepan melaksanakan himbauan operasi penegakan disiplin kepada masyarakat, tapi mereka sendiri terpapar. Kita mencegah hal itu,” kata Letkol Inf Dadang Alex.

Dadang Alex mengatakan pemeriksaan rapid test ini dilakukan secara serentak terhadap seluruh Prajurit termasuk di tiap-tiap Koramil di wilayah Kodim 0211/TT.

Advertisements

“Pemeriksaan rapid test ini dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan Kota Sibolga dan Denkesyah 01.04.02 Sibolga. Alat rapid testnya berasal dari Dinas Kesehatan Kota Sibolga sebanyak 60 pcs, sedang 150 pcs lagi pengadaan dari Kodim 0211/TT,” sebutnya.

Ada sebanyak 182 personel Kodim 0211/TT termasuk ASN yang menjalani rapid test serentak di Makodim dan di 6 Koramil. Termasuk juga sejumlah wartawan yang melakukan peliputan di Makodim.

Foto: Wartawan yang melakukan peliputan di Makodim 0211/TT juga turut menjalani rapid test.

Dia merincikan, sebanyak 74 personel di Makodim 0211/TT, Koramil 01/Barus sebanyak 20 orang, Koramil/02 Sorkam sebanyak 13 orang, Koramil 03/Pandan sebanyak 26 orang, Koramil 04/Pinangsori sebanyak 19 orang, Koramil 05/Kolang sebanyak 14 orang, Koramil 06/Kota Sibolga sebanyak 16 orang.

“Pemeriksaan rapid test ini dilakukan di masing-masing Koramil untuk mematuhi protokoler kesehatan agar tidak ada penumpukan massa,” ungkapnya.

Dandim menegaskan, jika dari hasil pemeriksaan rapid test ditemukan ada yang reaktif, maka akan diumumkan dan dikoordinasikan dengan Gugus Tugas COVID-19 Pemko Sibolga untuk dilakukan swab. Dan jika hasil swab juga positif, maka keluarganya juga akan diswab dan dilakukan karantina.

“Saya juga sudah sampaikan kepada personel dan kepada Ibu-bu Persit, jika nanti ada suami dan istri yang positif, sudah menjadi tugas dari Kodim 0211/TT untuk mengurus dan merawat anak-anaknya. Karena ini bukanlah aib melainkan wabah. Jadi jiwa gotong-royong dan kebersamaan itu harus ditumbuhkan. Kita tetap berdoa agar semua personel sehat-sehat dan nonreaktif,” harapnya. (red)