TAPANULIPOST.com – Hari pertama ibadah puasa menjadi hari yang berat bagi sebagian warga komplek Cingcin Permata Indah (CPI), Kecamatan Soreang dan Kecamatan Katapang di Bandung, Jawa Barat.

Mereka harus mengalami banjir dengan intensitas tinggi yang memaksa mayoritas warga untuk melaksanakan makan sahur dalam kondisi kebanjiran.

Relawan Unit Cegah Siaga, Yaya Suhaya mengatakan, banyak warga CPI yang merasakan sahur dengan kondisi yang tidak tenang karena banjir terjadi sebelum waktu sahur. Karena itu, banyak warga tidak memikirkan sahur karena lebih fokus pada keselamatan mereka.

Yaya mengungkapkan bahwa wilayah tersebut telah diguyur hujan sejak jam 12 malam dan intensitasnya terus meningkat hingga menyebabkan banjir di wilayah tersebut pada jam 3 pagi.

Advertisements

Banjir tersebut memiliki ketinggian bervariatif, rata-rata ketinggiannya adalah 160 cm sampai 170 cm, bahkan ada yang mencapai dua meter.

Komplek CPI berada di dua desa dan dua kecamatan sehingga banyak warga yang terdampak banjir tersebut.

Saat ini, hujan masih mengguyur wilayah tersebut dan komplek tersebut telah dimatikan lampunya.

Kondisi ini sangat mengganggu warga yang hendak menjalankan ibadah puasa dan berharap agar banjir segera surut sehingga mereka bisa melaksanakan ibadah puasa dengan tenang dan khusyuk.

Semoga mereka mendapatkan bantuan dan dukungan dari pemerintah dan masyarakat sekitar.