SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Puluhan Siswa SMP Negeri 5 Sibolga di Kelurahan Aek Parombunan, Kota Sibolga, Sumatera Utara digerebek sedang ngelem oleh Wakil Ketua DPRD Sibolga Jamil Zeb Tumori di kaki bukit berjarak sekitar 50 meter dari sekolah tersebut, Senin, 22 Juli 2019. Ironisnya, para siswa tersebut ngelem pada saat berlangsung upacara di sekolah mereka pagi itu.
“Posisinya di kaki bukit samping SMPN 5 Parombunan. Informasi itu awalnya saya ketahui dari warga yang mencegat saya dan memberitahukan bahwa sejumlah siswa setiap harinya sering bolos sekolah, dan kemudian sering memakai lem kambing,” kata Jamil mengawali keterangannya, Senin sore.
Kemudian Jamil langsung menyusuri kaki bukit untuk memastikan informasi itu. Ternyata benar, puluhan siswa SMP itu berhamburan ketika melihat kedatangan Wakil Ketua DPRD itu.
“Mendengar informasi, jiwa saya terpanggil untuk menyaksikan, betul apa tidak laporan warga itu. Ternyata ketika kita naik disaat upacara bendera di SMPN 5 Parombunan itu, saya menemukan puluhan siswa SMP di kaki bukit itu. Sebagian siswa itu ada di parit sekolah. Di dua tempat,” ungkap Jamil.
“Yang paling disayangkan, kita menemukan puluhan plastik, di dalamnya berisi lem kambing di lokasi mereka berkumpul itu,” beber Jamil.
Lanjutnya, untuk sampai ke kaki bukit itu, pemilik tanah sudah memagari dengan seng.

“Padahal untuk sampai ke kaki bukit itu, pemilik tanah sudah membuat pagar dari seng. Ternyata mereka lewat juga bikin lobang,” jelasnya.
Selanjutnya Jamil mendatangi sekolah SMPN 5 Parombunan untuk menyampaikan informasi tersebut.
“Saya datangi sekolah itu. Saya kumpulkan wali murid dan kepala sekolah serta guru. Awalnya pihak sekolah tidak yakin kalau murid-muridnya itu bolos dan ngelem. Mereka tidak menduga itu. Begitu saya tunjukkan barang bukti, baru pihak sekolah percaya,” terangnya.
Setelah itu lanjutnya, pihak sekolah kemudian melakukan pencarian ke kaki bukit tersebut, dan berhasil menemukan tiga orang siswa.
“Jadi saya minta kepada pihak sekolah untuk mengumpulkan orangtua murid, kemudian melakukan sosialisasi tentang lem kambing. Saya juga minta polisi dan aparat terkait lainnya bersama orangtua untuk berkomitmen melakukan upaya penanggulangan agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” imbuhnya.
Usai melakukan penggerekan, Jamil Zeb Tumori kemudian menceritakan kejadian itu di akun facebooknya Tumori Solusion.
“Pagi ini saya dicegat salah seorang masyarakat jln Walet” Tolong Selamatkan Generasi Penerus, setiap pagi dan siang saya melihat mereka berada di kaki bukit SMP Negri 5 itu di saat Jam belajar sedang berlangsung lantas tanpa fikir panjang saya bergegas menuju lokasi itu. Benar saja saya melihat puluhan Siswa lagi ngumpul Bolos dan berhamburan ketika melihat saya datang…saya kejar lari ke Gunung dan Parit sekolah SMP Negri 5 tapi yg membuat saya TERKEJUT justru Puluhan Plastik Lem Kambing bertaburan di beberapa Lokasi tempat anak2 Pelajar ini sering ngumpul. LEM KAMBING AKAN MENGHANCURKAN PELAJAR ITU …!Komitmen Sekolah di Butuhkan bersama orang tua siswa SMP N5. #SATPOL PP DI MINTA HADIR. @ Kota Sibolga,” tulisnya. (red)


Tinggalkan Balasan