Tapanulipost.com, Sibolga – Pengadilan Negeri (PN) Sibolga melakukan eksekusi lahan seluas 190 meter persegi yang berlokasi di Jalan DI Panjaitan, Kelurahan Huta Tonga-tonga, Kecamatan Sibolga Utara, Kota Sibolga, pada Selasa (28/5/2024).

Eksekusi pengosongan lahan tersebut dilakukan dengan membongkar bangunan dan pohon yang berada di objek sengketa, dengan mendapat pengawalan ketat dari pihak Kepolisian dan Satpol PP Pemko Sibolga.

PN Sibolga Lakukan Eksekusi Lahan Usai Irsan Tambunan SH Menangkan Gugatan

Proses eksekusi objek sengketa tersebut sempat mendapatkan perlawanan dari pihak termohon eksekusi yakni keluarga Asniar Hutabarat. Mereka tetap bersikeras bahwa tanah tersebut merupakan milik orang tua mereka. Meski mendapatkan perlawanan, tim eksekusi dari PN Sibolga tetap melakukan proses eksekusi hingga selesai.

Adv.Irsan Tambunan, SH yang merupakan Kuasa Hukum Hj. Asniah Hutabarat selaku penggugat atau pemohon eksekusi menjelaskan, bahwa perkara sengketa lahan ini sebelumnya didaftarkan ke PN Sibolga pada tanggal 30 September 2022 oleh Hj. Asniah Hutabarat melawan Asniar Hutabarat, Syahdan Hutabarat, Eko Sekedang dan Zulfikar Sekedang.

Irsan menjelaskan latar belakang tergugat Asniar Hutabarat,dkk menguasai tanah tersebut berawal dari orang tua tergugat yakni Alm. Damir Hutabarat meminta tolong kepada nenek penggugat Hj. Asniah Hutabarat, yakni Alm. Lemba Simatupang, untuk menumpang di rumah tersebut, karena saat itu ia datang ke Sibolga sebagai perantau dan kesulitan mencari tempat tinggal. Baca sambungan halaman selanjutnya…