Di Barus, Syekh Mahmud tidak hanya berdakwah tetapi juga menjadi pedagang dan berbisnis komoditas kapur yang sangat terkenal sejak puluhan abad lalu. Bahkan ada yang mengatakan kapur Barus ini sudah dikenal pada masa Firaun.

Pada masanya, Beliau sempat ditentang oleh Kerajaan Barus dalam penyebaran Islam di Nusantara hingga akhirnya beliau diasingkan ke Aceh Singkil. Beliau tetap menyebarkan Islam selama di Aceh Singkil hingga Agama Islam tersebar luas ke Nusantara.

Cerita tentang penyebaran Agama Islam di Singkil oleh Tuan Syekh Mahmud berkembang pesat. Kabar tersebut terdengar oleh Kerajaan Barus, kemudian Raja Barus memanggil kembali Tuan Syekh Mahmud kembali ke Barus.

Sejak saat itu Raja Barus pun memeluk Agama Islam dan Syekh Mahmud diberikan kuasa untuk menyebarkan ajaran Agama Islam di Barus. (red)

Advertisements