TAPANULIPOST.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyerukan kepada para pemimpin negara untuk berani melakukan revolusi besar agar perang dapat dihentikan dan dihindari demi menciptakan perdamaian dunia.

Dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 sesi kesembilan yang diselenggarakan di Hotel Grand Prince hari ini, Presiden Jokowi menyampaikan pandangannya tentang pentingnya menuju dunia yang damai, stabil, dan sejahtera.

Presiden Jokowi menegaskan bahwa perang pada akhirnya hanya akan mengorbankan rakyat.

“Sebagai pemimpin kita harus punya keberanian dan kemauan melakukan revolusi besar untuk bawa perubahan dan perbaikan agar perang dapat dihentikan,” ucap Presiden Jokowi.

Jokowi menjelaskan bahwa semua pihak menginginkan dunia yang damai, stabil, dan sejahtera. Namun, situasi saat ini tidak mencerminkan hal tersebut.

“Distrust makin tebal, rivalitas makin meruncing, perang dan konflik masih terjadi di mana-mana,” imbuhnya.

Presiden Jokowi juga menyoroti bahwa meskipun upaya bersama telah dilakukan untuk mengatasi perang, namun belum ada perkembangan yang signifikan.

Di tengah berbagai krisis global yang semakin mengkhawatirkan, Jokwi menekankan perlunya melakukan perubahan bersama dalam menyelesaikan konflik dan mencapai perdamaian.

Presiden Jokowi juga menegaskan bahwa perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran adalah tanggung jawab dan tujuan bersama.

Untuk itu Jokowi mengajak seluruh pemimpin dunia untuk bergandengan tangan dalam melaksanakan perubahan yang diperlukan.

“Marilah kita bersama-sama melakukan perubahan,” tegas Presiden Jokowi. (int)

Baca Berita menarik lainnya dari Tapanulipost.com di GOOGLE NEWS