TAPANULIPOST.com – Bakhtiar Ahmad Sibarani memastikan akan menepati janjinya untuk memberikan bantuan kepada para abang becak, berupa uang tunai sebesar Rp2 juta per orang.

Meski tidak lagi menjabat bupati, namun Bakhtiar selaku Ketua DPD Partai NasDem Tapanuli Tengah memperjuangkan melalui fraksi Nasdem agar bantuan tersebut ditampung pada APBD Tapteng tahun 2023.

“Saya selaku Ketua DPD NasDem Tapanuli Tengah telah menginstruksikan Sekretaris DPD NasDem Tapteng yang juga menjabat sebagai Ketua DPRD Tapteng, Khairul Kiyedi Pasaribu serta Ketua Fraksi NasDem Imam Syafi’i Simatupang untuk segera menyurati Pj Bupati Tapteng perihal alokasi anggaran tersebut,” kata Bakhtiar usai menggelar rapat bersama para kader NasDem yang merupakan Anggota DPRD Tapteng di Kantor DPD NasDem Tapteng, Rabu (13/7/2022).

Bakhtiar juga mengatakan, untuk memuluskan anggaran tersebut dapat ditampung, maka dirinya akan merangkul anggota DPRD dari partai lain untuk bekerjasama demi kepentingan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah.

Advertisements

“Kita partai terbesar, fraksi terbesar di DPRD. Ada 14 kursi dari 35 kursi dan kita sudah menginstruksikan agar menggalang partai-partai lain. Namun kita akan berjuang, yang pertama akan memperjuangkan tahun 2023 fraksi kami akan mengusulkan secara resmi, menyurati Pj Bupati Tapanuli Tengah dan menyurati teman-teman fraksi lain untuk berjuang di pembahasan anggaran, agar masyarakat Tapanuli Tengah mendapatkan haknya,” ujar Bakhtiar.

Meski Tak Bupati Lagi, Bakhtiar Sibarani Perjuangkan Bantuan Rp 2 Juta Kepada 1000 Abang Becak

Menurut Bakhtiar, bila kondisi keuangan Pemkab Tapteng memungkinkan, bantuan untuk para Abang becak tersebut dapat direalisasikan lebih besar lagi.

“Yang pasti kami lakukan, penampungan anggaran kepada 1000 Abang becak di Tapanuli Tengah masing-masing Rp2 juta. Kalau kondisi keuangan memungkinkan, kalau bisa lebih dari Rp2 juta,” tukasnya.

Mantan Bupati Tapteng itu mengungkapkan alasannya memperjuangkan bantuan tersebut, karena terharu dan peduli dengan kondisi ekonomi para abang becak sejak Covid-19 melanda hingga saat ini.

“Karena, akibat dari Covid-19, sewa mereka berkurang. Sekarang pasca Pandemi otomatis kita sebagai orang yang berfikir dan diberi kesempatan untuk berbuat tentu memperjuangkan, bagaimana mereka bisa bertahan dan layak mencari nafkah kembali untuk anak dan keluarganya,” ucap Bakhtiar.

Karena mengingat untuk kepentingan masyarakat, Bakhtiar akan berjuang, agar anggaran bantuan tersebut dapat terealisasi di tahun mendatang. Sesuai instruksikan Ketua Umum NasDem Surya Paloh kepada pada kader, NasDem harus hadir di tengah-tengah masyarakat dan terus berbuat untuk kepentingan bangsa dan negara.

“Karena ini bukan untuk kepentingan kami, melainkan untuk kepentingan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah. Saya sebagai Ketua DPD NasDem akan bertanggungjawab dengan ucapan saya. Kalau ini tidak berhasil, Pemkab tidak menanggung anggaran itu, InsyaAllah kami akan berjuang, saya dan teman-teman akan menyiapkan uangnya memberikan, membantu bagi abang-abang becak Rp2 juta per orang,” ujarnya.

Bakhtiar juga akan mengusulkan melalui fraksi NasDem di DPRD Tapteng, agar program beasiswa bagi anak-anak kurang mampu namun berprestasi serta bantuan bagi nelayan, pelaku UMKM dan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), terus dilanjutkan.

“Perlu saya sampaikan, saya selaku ketua DPD Nasdem Tapanuli Tengah, mantan Bupati Tapanuli Tengah, tentu saya dan teman-teman sepakat jabatan berakhir bukan berarti tidak berbuat baik lagi kepada masyarakat. Tentu saya sebagai ketua partai politik mengingatkan kepada teman-teman, tadi kami sudah rapat, agar sama-sama memperjuangkan kepentingan masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah,” tandas Bakhtiar. (red)