TAPANULIPOST.com – Suasana di Istana Maimun yang merupakan cagar budaya dan menyimpan banyak sejarah Kota Medan, dinilai pengunjung mirip seperti pasar.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan, Laksamana Putra Siregar, menjelaskan bahwa Istana Maimun masih dikelola oleh pihak Kesultanan Deli, meskipun bangunan tersebut telah dijadikan cagar budaya.

Putra menyatakan bahwa pemkot Medan menyadari kondisi Istana Maimun yang dinilai mirip pasar tersebut sudah terjadi lama.

Oleh karena itu, pemkot Medan hanya bisa mendorong agar Istana Maimun dapat dikelola dengan baik sebagai salah satu etalase budaya di Kota Medan.

Advertisements

Menurut Putra, tanggung jawab pengelolaan Istana Maimun sepenuhnya ada pada pemangku kepentingan di Istana Maimun, dalam hal ini Kesultanan Deli.

Namun, pemkot Medan berharap Istana Maimun dapat dioptimalisasi untuk berbagai hal seperti ekonomi, sosial, budaya, dan edukasi.

Sebelumnya, diberitakan bahwa pengunjung merasa suasana di Istana Maimun lebih mirip pasar. Hal tersebut disebabkan oleh banyaknya jualan yang terdapat di dalam istana peninggalan Kesultanan Deli tersebut.

Menanggapi hal tersebut, seorang pengunjung bernama Yeni mengungkapkan bahwa jualan-jualan tersebut mengganggu dan membuat suasana terasa seperti berada di dalam pasar.