Tapanulipost.com, Tapteng – Di tengah maraknya isu soal mangkraknya pembangunan Kantor Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) yang beredar di media sosial, mantan Bupati Tapteng Bakhtiar Ahmad Sibarani akhirnya angkat bicara. Lewat surat terbuka yang diunggah di akun Facebook pribadinya, Bakhtiar memberikan penjelasan panjang mengenai asal-usul dan progres pembangunan kantor tersebut.
Dalam suratnya, Bakhtiar menegaskan bahwa dirinya adalah penggagas pembangunan Kantor Bupati Tapteng. Ia mengungkapkan, ide itu muncul karena kondisi kantor bupati dan beberapa kantor instansi di Tapteng sudah tidak layak pakai.

“Saya ingin kantor bupati menjadi ikon baru Kabupaten Tapanuli Tengah, berdampingan dengan alun-alun yang juga dibangun di masa kepemimpinan saya,” tulis Bakhtiar dalam surat terbuka tersebut.
Bakhtiar memaparkan, proyek pembangunan kantor bupati itu telah direncanakan sejak tahun 2020 dengan total anggaran sekitar Rp130 miliar. Ia juga mencantumkan rincian alokasi dan realisasi anggaran setiap tahunnya, mulai dari 2020 hingga 2025.
Setelah masa jabatannya berakhir pada Mei 2022, pembangunan tersebut, kata Bakhtiar, dilanjutkan oleh tiga Penjabat (Pj) Bupati yang berbeda: Yetty Sembiring, Elfin Elyas Nainggolan, dan Sugeng Riyanta. Baca selengkapnya

Tinggalkan Balasan