SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Basarnas kembali melakukan operasi pencarian terhadap ABK Kapal KM TOP III pasca penemuan mayat yang diduga salah seorang nelayan Sibolga yang merupakan ABK dari kapal yang hilang sejak 3 Januari 2018 lalu.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Operasi Basarnas, Brigjen (Mar) Bambang Suryo Aji yang turun langsung dari Jakarta bersama dengan Kasubdit Standarisasi Operasi Basarnas, Rochmali, SE dan Kepala SAR Medan Budiawan, S.Sos.

Brigjen (Mar) Bambang Suryo Aji mengatakan, Tim SAR akan mengerahkan kekuatan penuh untuk melakukan pencarian dan penyisiran. Pencarian juga akan dilakukan dari udara menggunakan pesawat milik TNI-AL yang sudah mendarat di Bandara FL Tobing Pinangsori.

“Besok kita mulai operasi pencarian. Saya akan terjun beberapa kapal untuk melakukan penyisiran. Juga akan melibatkan tiga Basarnas mulai dari Basarnas Aceh, Medan, dan Mentawai,” kata Dir Ops Basarnas, Brigjen (Mar) Bambang Suryo Aji saat bertemu langsung dengan keluarga korban ABK Kapal KM TOP III bersama dengan Jamil Zeb Tumory selaku Wakil Ketua DPRD Sibolga di Aula Mako Lanal Sibolga, Selasa, 13 Februari 2018.

[irp posts=”2980″ name=”Setelah Terus Diberitakan, Kadis Perindag Panggil Agen dan Pemilik Pangkalan Elpiji 3Kg”]

Suryo mengungkapkan, Basarnas sudah berusaha keras melakukan pencarian dan koordinasi sampai mendatangkan pesawat dan kapal TNI AL. Namun, kata dia, pencarian belum mendapatkan hasil yang maksimal seperti yang diharapkan.

“Apapun yang akan kita terima pada pelaksanaan besok, Ibu harus dapat menerima. Kalau besok tidak ketemu, mungkin besoknya akan kita lanjutkan sampai ibu puas,” ujar Brigjen B. Suryo seraya mengatakan bahwa Basarnas akan selalu siap jika diminta untuk melakukan pencarian, dengan catatan memperhatikan cuaca.

Pada kesempatan itu, Suryo memberikan apresiasi kepada Jamil Jeb Tumory yang begitu respon dan sangat getol mendampingi keluarga ABK untuk melakukan pencarian.

“Pak Jamil ini sudah datang langsung ke kantor saya di Jakarta untuk mencari solusi bagaimana mencari keberadaan KM Mega Top III. Saya apresiasi sekali dengan Pak Jamil. Jadi sesuai dengan permintaan pak Jamil dan keluarga ABK agar dilakukan pencarian, kami siap untuk melakukan itu sampai pihak keluarga dan pak Jamil puas,” ucap Suryo.

Brigjen Suryo berharap adanya dukungan para nelayan, HNSI dan juga masyarakat dalam proses pencarian. Kata Suryo, dengan keterlibatan bersama ini akan semakin memudahkan proses pencarian ABK Mega Top III.

[irp posts=”2957″ name=”Tim Sepakbola asal Tapteng Melaju ke Semifinal LiSPI, Pelatih Minta Dukungan Bupati”]

Sementara itu Danlanal Sibolga Letkol (P) Sri Rakhmadi menyatakan siap bergerak bersama dengan Tim Basarnas untuk melakukan pencarian. Sedangkan terkait penemuan mayat yang sudah berada di RSU FL Tobing Sibolga, Danlanal meminta agar menunggu hasil dari DVI Poldasu.

“TNI AL akan tetap membantu dibawah koordinasi SAR. Dan mengenai mayat yang ditemukan, kita tunggu hasil dari DVI Poldasu. Kami tidak berani memastikan apakah itu mayat ABK Mega Top III, walaupun ada anggota keluarga yang katanya mengenalinya. Namun karena kondisi jenazah sudah membusuk hanya hasil DVI yang dapat memastikan itu,” kata Danlanal Sibolga.

Sebelumnya, sosok mayat yang tergulung jaring ditemukan di Pulau Wunga Nias Utara pada 9 Februari 2018 lalu. Mayat itu diduga salah satu ABK KM Mega Top III bernama Rizwan Naim warga Jalan Sisingamangaraja, Gang Kenanga, Kelurahan Aek Parombunan Kota Sibolga.

Mayat itu dikenalinya karena mengenakan kaos kampanye salah satu calon Walikota Sibolga tahun 2015 yakni pasangan Syarfi Hutauruk-Edy Polo Sitanggang. Mayat itu juga dikenali keluarga korban dari ikat pinggang yang dikenakan korban. (RED)