SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori mengunjungi lokasi ledakan bom di Gang Serumpun, Jalan Cendrawasih, Kelurahan Pancuran Bambu, Kecamatan Sibolga Sambas, Jumat pagi, 15 Maret 2019.

Jamil Zeb Tumori mengungkapkan, ada ratusan rumah yang rusak akibat ledakan bom bunuh diri yang dilakukan istri terduga teroris Abu Hamzah alias Uppang, Rabu dini hari, 13 Maret 2019 sekira pukul 01.25 WIB.

“Saat di lokasi kembali ditemukan 4 potongan tubuh manusia yang sudah berulat. Ada ratusan rumah yang porak poranda,” kata Jamil Zeb Tumori didampingi Anggota DPRD Sibolga Syarifuddin Lubis (Lian) kepada Tapanulipostcom, Jumat siang di Gedung DPRD Sibolga.

Jamil mengaku sangat sedih dan prihatin melihat warga yang rumahnya porak poranda pasca ledakan bom terduga teroris Abu Hamzah.

Advertisements

“Saya belum pernah melihat kepiluan ini sebelumnya. Di Kota Sibolga yang disebut Negeri Berbilang Kaum Perekat Umat Beragama, bisa terjadi hal demikian, apalagi pelakunya adalah warga Sibolga sendiri,” ucap Ketua Golkar Sibolga ini dengan nada sedih.

Foto : Wakil Ketua DPRD Kota Sibolga, Jamil Zeb Tumori kunjungi lokasi ledakan bom terduga teroris. (Dok. TAPANULIPOST.com)

Jamil mengatakan, pemerintah Kota Sibolga sudah mendirikan posko penanganan bagi warga yang terdampak ledakan bom. Posko didirikan di dua titik yakni di Jalan Cendrawasih dan Jalan KH Ahmad Dahlan.

“Cuma kita berharap posko ini dapat disatukan dan ditempatkan di jalan Cendrawasih dekat Masjid, sehingga warga bisa berkumpul dan beribadah, MCK juga lebih dekat,” sebut Jamil.

Jamil menyebut, Pemko Sibolga sudah menyalurkan bantuan logistik pangan seperti beras, telur dan bahan makanan lainnya. Menurut Jamil, sesuai Perda juga disediakan bantuan sebesar Rp1 juta sampai Rp3 juta per kepala keluarga.

“Kita juga akan mengusulkan bantuan dari Kementerian Sosial. Seperti korban kebakaran di Pasar Belakang yang mendapat bantuan sebesar Rp15 juta per Kepala Keluarga,” ungkapnya.

Selain itu, Pemko Sibolga juga akan berupaya memberikan bantuan langsung kepada warga yang terdampak agar mereka dapat segera bisa mencari rumah dan memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Kita berharap ada bantuan pendahuluan dari Pemko Sibolga yang tidak melanggar ketentuan sehingga warga bisa segera terbantu. Kita juga serukan kepada pihak Perbankan dan BUMN bisa menyalurkan bantuannya,” ujar Jamil.

Jamil Zeb Tumori meminta Tokoh Agama untuk menyampaikan dalam kegiatan keagamaan kepada masyarakat untuk tidak ikut terpengaruh paham radikalisme. Warga juga diminta hanya mengikuti organisasi yang berdasarkan Pancasila.

Sementara itu, Lurah Pancuran Bambu, Wahyu Aulia Siregar menerangkan, data sementara ada sekitar 151 rumah rusak akibat ledakan bom.

“Jumlah rumah yang didata sampai saat ini sebanyak 151 rusak ringan dan berat. Tim masih bekerja untuk mendata,” kata Wahyu Aulia Siregar ketika dikonfirmasi wartawan melalui telepon. (red)