TAPANULIPOST.com – Para Wartawan dari Forum Wartawan Warkop Jurnalis Medan memberikan bantuan sepeda motor kepada seorang petugas penyapu jalan, Rabu (5/1/2022).

Bantuan sepeda motor tersebut diberikan kepada Suratinem (45), petugas Kebersihan Kota Medan  sebagai pengganti sepeda motornya yang telah hilang.

Sepeda motor Suratinem warga Kabupaten Deliserdang itu dicuri maling, saat dirinya sedang bekerja menyapu jalan di Jalan Agus Salim, Kecamatan Medan Polonia.

Fakhruddin, salah satu wartawan dari Forum Wartawan Warkop Jurnalis Medan mengatakan, bantuan motor ini diberikan kapada Suratinem agar bisa bekerja lagi seperti sediakala.

Advertisements

“Inem yang bertugas sebagai pasukan melati, dia juga bekerja di warkop jurnalis, dia kadang membantu kami para wartawan untuk membuatkan minum dan makanan,” kata Fakhruddin.

Suratinem pun mengucapkan syukur dan terima kasih kepada para wartawan yang sangat peduli kepada padanya. Wanita yang akrab disapa Inem ini mengatakan bantuan yang diberikan kepadanya sangat berarti dan akan terus dia jaga.

“Alhamdulillah, saya berterima kasih kepada teman-teman wartawan, semoga motor ini menjadi berkah untuk saya, dan kedepan saya akan lebih berhati-hati dalam bekerja,” ucap Inem.

Sebelumnya, Suratinem kehilangan sepeda motor jenis matik BK 5053 MBH warna hitam pada, Selasa (04/01/2022) pagi.

Saat itu, Inem sedang bekerja menyapu jalan di Jalan Agus Salim, Medan. Ketika melihat motornya sudah raib, Inem langsung menjerit minta tolong.

Dibantu warga sekitar, Inem pun langsung melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Baru.

Kapolsek Medan Baru, Kompol Teuku Fathir mengatakan, telah melakukan penyelidikan dan mengumpulkan bukti-bukti seperti rekaman CCTV yang berada di lokasi kejadian.

Berdasarkan rekaman CCTV tersebut, terihat pelaku pencuri ada dua orang. Salah satu pelaku mengambil sepeda motornya dengan cara merusak kunci stangnya kemudian membawa lari sepeda motor ke arah Jalan A. Rifai.

“Di CCTV ada dua pelaku pria yang mengendarai sepeda motor dan mengambil sepeda motor korbannya dengan cara merusak kunci stang. Kita harap kasus ini segera kita tuntaskan,” ujar Fathir. (red)