SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Setelah sempat zero kasus positif COVID-19 di Sibolga, kini terus bertambah. Dari sebelumnya ditemukan 7 pasien terkonfirmasi COVID-19, hanya dalam waktu beberapa hari angka kasus positif COVID-19 bertambah lagi menjadi 15 orang. Empat di antaranya merupakan tenaga kesehatan.

“Sekarang sudah 15 orang,” kata Kadis Kesehatan Kota Sibolga, Firmansyah Hulu ketika dikonfirmasi Tapanulipost.com, Senin (31/8).

Firmansyah juga membenarkan bahwa saat ini Puskemas Aek Habil Kecamatan Sibolga Selatan terpaksa ditutup, karena 4 orang tenaga kesehatannya terkonfirmasi COVID-19.

“Ada 4 tenaga kesehatannya, tapi tidak dokter, Saat ini mereka menjalani isolasi mandiri, mereka OTG” ungkap Firmansyah.

Advertisements

Menurut Firmansyah, Puskesmas Aek Habil ditutup sampai 6 September 2020. Sementara pelayanan kesehatan dialihkan di Puskemas Aek Parombunan dan Sambas.

Diberitakan sebelumnya, ditemukan 7 pasien baru terkonfirmasi COVID-19 di Kota Sibolga.

Kadis Kesehatan Kota Sibolga, Firmansyah Hulu menjelaskan, 7 pasien tersebut terdiri dari 5 perempuan dan 2 laki-laki.

5 orang diantara ketujuh pasien tersebut berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). Empat pasien saat ini menjalani karantina di Wisma Atlet Parombunan, Kecamatan Sibolga Selatan. Sementara 1 pasien lainnya dirawat secara mandiri di rumahnya.

Sedangkan 2 orang lainnya yang memiliki gejala di rawat di rumah sakit berbeda di Medan.

“1 orang di RS Marta Friska Medan, dan 1 lagi di RS Bunda Thamrin,” sebut Firmansyah.

“Yang di RS Martha Friska dirujuk pada Rabu kemarin. Sedangkan yang satunya lagi sudah 5 hari dirawat di RS Bunda Thamrin,” tambahnya.

“Dari 7 orang pasien baru itu, 5 orang bersatus Orang Tanpa Gejala (OTG), dan kondisi mereka dalam keadaan baik. Kita doakan agar pasien baru ini cepat sembuh,” ujarnya.

Menurut dia, langkah yang dilakukan Tim Satgas terkait pasien baru ini adalah tetap SOP COVID-19.

“Untuk itu kami mengimbau masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19, dan jangan menganggap sepele COVID-19 ini,” tegasnya.

Masyarakat silahkan melakukan aktivitas di tatanan normal baru ini, tetap wajib memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

“Sekali lagi kami mengajak seluruh masyarakat Kota Sibolga agar mematuhi protokol kesehatan COVID-19,” imbuhnya.

Adapun riwayat perjalanan para pasien baru itu sambung Kadis, ada yang baru pulang dari Medan, dan ada yang tidak bepergian atau hanya di Sibolga ini saja.

“Kami sedang bergerak di lapangan sekarang, nantilah ya untuk informasi dan data-data pasiennya,” kata Kadis. (red)