TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Akademi Keperawatan (Akper) Pemkab Tapanuli Tengah menggelar wisuda Ahli Madya Keperawatan angkatan VII Tahun Ajaran 2015/2016 di Ballroom PIA Hotel Pandan, Kamis (1/9).

Sebanyak 26 orang mahasiswa yang terdiri dari 15 laki-laki dan 11 perempuan yang telah menyelesaikan pendidikannya, dilantik dan diangkat sumpah menjadi tenaga perawat profesional.

Direktur Akper Pemkab Tapanuli Tengah, Rostianna Purba, S.Pd, M.Kes dalam laporannya menyampaikan, bahwa seorang perawat yang telah lulus pendidikan tinggi keperawatan diwajibkan untuk mengikuti uji kompetensi untuk memperoleh sertifikat kompetensi, agar dapat melakukan praktek keperawatan.

“Seorang perawat juga harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR). Bagi yang tidak memiliki STR, tidak memperoleh ijin untuk melakukan praktik keperawatan,” ujarnya.

Advertisements

Sehubungan dengan hal tersebut, lanjut Rostianna, Akper Pemkab Tapanuli Tengah akan membantu memfasilitasi pengurusan STR bagi semua lulusan secara kolektif, supaya para lulusan Akper Pemkab dapat segera bekerja di pelayanan kesehatan.

Rostianna juga mengungkapkan, Akper Pemkab Tapanuli Tengah juga telah menyelenggarakan Program Studi bagi tenaga perawat lulusan SPK, yang bekerja sebagai ASN maupun swasta yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga, untuk mengikuti perkuliahan di Akper Pemkab Tahun Ajaran 2016/2017.

“Dan untuk kedepannya kami mengharapkan agar Akper Pemkab Tapteng dapat konversi menjadi S1 Keperawatan,” ucapnya.

Menurutnya, Akper Pemkab Tapanuli Tengah akan terus mengupayakan peningkatan sumber daya para lulusan, dengan mengadakan kerjasama praktik lapangan di luar negeri.

“Bagi mahasiswa kami yang ingin bekerja di luar negeri, sudah terbuka peluang yang sebesar-besarnya. Karena Akper Pemkab Tapteng sudah menjalin kerjasama melalui Asosiasi Perguruan Tinggi Kesehatan Milik Pemerintah Daerah (APTIKESDA) dengan BNP2TKI untuk pengiriman tenaga kerja perawat Indonesia ke luar negeri,” ungkap Dirut Akper ini.

Pada acara tersebut, para mahasiswa lulusan terbaik yakni Realita Deisme Waruwu dengan IPK 3,81 Cumlaude peraih peringkat pertama, Anggiat Saut Parulian Sitompul dengan IPK 3,75 Cumlaude peringkat kedua, Muslimin Yati Simatupang dengan IPK 3,65 Cumlaude, diberi penghargaan oleh Dirut Akper Pemkab Tapteng.

12.

Sementara itu, Pj Bupati Tapteng dalam sambutannya yang disampaikan oleh Sekda Hendri Susanto Lumbantobing mengucapkan selamat kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan pendidikan di Akper Pemkab Tapteng.

Beliau menekankan sebagai tenaga medis kelak, seorang perawat harus mampu melakukan pekerjaannya dengan tampil sebagai pelayan bukan untuk dilayani.

Dalam hal ini ia berharap kepada para wisudawan/ti yang telah lulus untuk mampu memberikan kontribusi dalam mensukseskan Pembangunan Kabupaten Tapteng terkhusus pada sektor kesehatan sebagai salah satu sektor prioritas pembangunannya.

“Kalian semua adalah semberdaya tenaga kesehatan yang dipersiapkan untuk mengembangkan dan menerapakan ilmu pengetahuan khususnya dibidang keperawatan. Saudara harus perlihatkan bahwa lulusan Akper Pemkab Tapteng adalah pelopor pembaharuan yang mampu memberikan sumbangsih nyata pada peningkatan kesejahteraan masyarakat khususnya di Tapanuli Tengah,” tandasnya. (red)