TAPANULIPOST.com – Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani telah melantik dan mengambil sumpah 84 Kepala Desa terpilih periode 2022-2028 di GOR Pandan, Kamis (30/12/2021).

Para Kepala Desa yang dilantik merupakan hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 20 Desember kemarin. Ada sebanyak 85 desa di Tapteng yang melaksanakan Pilkades serentak 2021. Namun 1 kepala desa terpilih ditunda pelantikannya karena adanya gugatan.

Adapun kepala desa terpilih yang tidak dilantik tersebut calon Kepala Desa Pagaran Honas, Kecamatan Badiri bernama Herianto.

“Ada calon kepala desa terpilih ditunda pelantikannya,” sebut Bupati Bakhtiar Ahmad Sibarani dalam sambutannya pada acara pelantikan.

Advertisements

Bakhtiar Sibarani mengungkapkan, penundaan pelantikan tersebut karena adanya gugatan terhadap hasil Pemilihan Desa Pagaran Horas. Pasalnya, calon kepala desa terpilih disebut-sebut masih terdaftar sebagai pendamping desa yang menerima gaji dari Negara.

“Calon kepala desa tersebut dilaporkan terkait pendamping desa. Incumbent kalah, warganya 95 persen Nasrani, yang menang Muslim. Tetapi kasusnya penipuan data, sehingga tidak saya loloskan dilantik, walaupun dia Muslim. Saya katakan, walaupun dia Nasrani, walaupun dia Konghucu, Katolik, itu tidak menjadi persoalan bagi saya. Tetap persaudaraan dan persahabatan yang penting dalam kehidupan ini bagi saya di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini,” ungkap Bakhtiar.

“Dia menang, datanya oke, persyaratannya aman, tapi dia ada janji tertulis. Karena gajinya masuk ke rekeningnya sebagai pendamping desa. Dia maju, sama saja dia menjerumuskan panitia. Jadi saya sampaikan, tunda pelantikan. Kita cek kebenarannya dan telah bentuk tim untuk menindaklanjuti laporan tersebut. Kalau memang betul dia masih menerima gaji, berarti dia sudah melakukan pembohongan. Saya akan ulang pemilihan kepala desa disana,” tegas Bupati.

Informasi yang dihimpun, Herianto, kepala desa terpilih itu sempat hadir di lokasi pelantikan. Kehadirannya itu, dia berharap namanya akan dipanggil untuk dilantik, meski sebelumnya dia telah mendengar pelantikan dirinya ditunda.

“Tadi saya lihat beliau datang di lokasi pelantikan bersama sejumlah pendukungnya, mungkin berharap Namanya dipanggil,” ungkap salah seorang warga yang tidak bersedia namanya disebutkan. (red)