SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – Wali Kota Sibolga, Syarfi Hutauruk mengunjungi kediaman R Pasaribu dan Elminar br Marbun, orangtua Almarhum Gisen Rezeki Pratama Pasaribu, pasien RSU Sibolga yang meninggal dunia usai diberi obat, pada Kamis, 20 Juni 2019.
Wali Kota datang bersama Plt Direktur RSU Dr Fl Tobing Sibolga, Donna Pandiangan dan rombongan ke rumah Almarhum Gisen di Desa Sidikalang Kecamatan Sorkam Barat, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Rabu, 26 Juni 2019.
Dalam keterangan tertulis Diskominfo Sibolga, tujuan kedatangan orang nomor satu di Kota Sibolga itu bersama Direktur RSU Sibolga adalah untuk bersilaturahmi. Rombongan Wali Kota Sibolga disambut dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan.
Syarfi Hutauruk menyampaikan rasa turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Gisen.
“Gisen ini adalah bere saya, karena saya Hutauruk dan Ibunda Gisen boru Marbun. Kami adalah Naipospos. Selain itu saya juga putera daerah Sorkam ini. Saya sangat berduka atas meninggalnya bere saya ini di usia muda.
Sementara beliau punya cita-cita yang tinggi. Tetapi jika Tuhan sudah berkehendak, kita manusia tidak bisa berbuat apa-apa. Sebagaimana diajarkan dalam agama Kristiani pada kitab Ayub 14:5, Jikalau hari-harinya sudah pasti, dan jumlah bulannya sudah tentu pada-Mu, dan batas-batasnya sudah kau tetapkan, sehingga tidak dapat dilangkahinya. Penyakit itu hanya sebab, ada yang justru sakit parah, kanker dan sejenisnya, malah belum dipanggil Tuhan, yang sehat-sehat saja malah duluan dipanggil,” ujar Syarfi Hutauruk.
Pada kesempatan ini, Syarfi Hutauruk selaku Tulang (Paman,red) dan juga dr.Donna selaku Bibi (Nantulang,red), dikarenakan suami beliau bermarga Marbun, juga memberikan tali asih sebagai pengganti ilu manetek (uang duka,red) bagi keluarga.
“Kami berharap semoga seluruh keluarga yang ditinggal, terkhusus lae saya R. Pasaribu dan ito saya Boru Marbun, tabah menerima cobaan ini. Kami juga menyampaikan permohonan maaf, karena kedatangan kami pihak Pemko Sibolga agak terlambat, dikarenakan berbagai pertimbangan,” ucap Syarfi.
Menyikapi sambutan Wali Kota Sibolga, pihak keluarga Gisen Pasaribu menyampaikan bahwa seluruh keluarga besar, telah ikhlas atas kepergian Gisen.
“Tidak ada persoalan apapun bagi kami atas kepergian Gisen dengan pihak rumah sakit, karena semua ini sudah rencana Tuhan dan Gisen dijemput Tuhan lebih cepat pada usia muda, itu karena Tuhan sayang pada Gisen. Tuhan tidak ingin Gisen hidup lebih lama di dunia, karena Tuhan tidak ingin Gisen berdosa,” kata pihak keluarga Gisen.
Seluruh rombongan dan pihak keluarga melakukan doa bersama untuk almarhum Gisen, yang dipimpin oleh Asisten I Pemko Sibolga Josua Hutapea.(red)


Tinggalkan Balasan