TAPANULIPOST.com – Tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) Mabesad yang dipimpin oleh Mayjen TNI Gamal Haryo Putro, didampingi Dansatgas Letkol Arm Adietya Yuni Nurtono meninjau lokasi TMMD ke-112 Kodim 0206/Dairi di Desa Aornakan II menuju Desa Kecupak I Kecamatan PGGS, Kabupaten Pakpak Bharat, Kamis (23/9/2021). Kedatangan mereka untuk mengecek hasil pelaksanaan TMMD.
Tiba di Posko TMMD Tim Wasev disambut Bupati Pakpak Bharat Franc Benhard Tumanggor bersama Forkofinda. Usai menerima paparan dari Dansatgas tentang pelaksanaan TMMD Mayjen TNI Gamal Haryo Putro, meninjau kegiatan pengobatan massal, Posyandu dan penyuluhan Stunting serta membagikan sembako/bahan kontak kepada masyarakat.
Ketua Tim Wasev yang juga Mantan Irdam I/BB ini menyampaikan bahwa kedatangannya adalah untuk memastikan sejauh mana pelaksanaan kegiatan TMMD Ke-112 khususnya di Kodim 0206/Dairi.
Selain itu juga untuk mengukur kinerja organisasi Satgas TMMD, dengan harapan agar kegiatan TMMD dapat berjalan secara optimal, efektif dan efisien meskipun dalam situasi Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh wilayah Indonesia.
“Melalui Program TMMD, TNI siap membantu program Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, guna terwujudnya pertahanan Nasional yang mantap di segala bidang serta meningkatkan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” kata Mayjen TNI Gamal Haryo Putro.
“Atas nama Kepala Staf Angkatan Darat kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Pemerintah Daerah serta seluruh komponen masyarakat atas kerjasama dan semangat gotong-royong dalam mendukung kelancaran kegiatan TMMD. Semoga pelaksanaan TMMD dapat selesai tepat waktu dan dapat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat,” tambahnya.
Bupati Pakpak Bharat menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kodim 0206/Dairi serta menyambut baik dan mendukung program ini dengan membantu memfasilitasi setiap kegiatan TMMD ke -112.
“Kami berharap dengan dibukanya jalan Desa Aornakan II menuju Desa Kecupak I Kecamatan PGGS, dapat mempercepat pertumbuhan perekonomian masyarakat, membuka sentra produksi perkebunan dan pertanian, mempercepat akses ke fasilitas pendidikan dan kesehatan serta sarana-sarana perekonomian lainnya,” kata Bupati. (ril)


Tinggalkan Balasan