SIBOLGA, TAPANULIPOST.com – PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga melaksanakan apel gelar pasukan pelayanan teknik untuk memastikan kesiapan petugas dan peralatan jelang Hari Raya Natal dan Tahun baru 2019.
Apel gelar pasukan dilaksanakan di halaman kantor PLN Sibolga, Sabtu, 15 Desember 2018, dihadiri seluruh petugas layanan teknik dari 7 Unit Layanan Pelanggan (ULP) yakni ULP Sibolga Kota, Barus, Tarutung, Siborongborong, Dolok Sanggul, Balige dan Porea.
Manajer PLN UP3 Sibolga, Poltak Samosir dalam arahannya berpesan kepada semua petugas untuk selalu siaga dan memberikan respon yang cepat terhadap keluhan gangguan listrik dari pelanggan.
[irp posts=”5104″ name=”Artis Batak Meriahkan Perayaan Natal PLN Regional Sibolga-Tapteng”]
Tak lupa Poltak juga mengingatkan para petugas untuk mengutamakan keselamatan dalam bertugas.
“Pastikan listrik cepat menyala, tapi yang paling utama adalah keselamatan kita saat bekerja,” ucapnya.
Poltak Samosir mengatakan, apel gelar pasukan ini rutin dilaksanakan tiap tahunnya, pada 10 hari menjelang Hari Raya Natal untuk memastikan kesiapan petugas dan peralatan.
“Kita hanya ingin memastikan kembali bahwa petugas kita dalam keadaan sehat dan peralatan dalam kondisi siap. Supaya kelistrikan di seluruh wilayah kerja UP3 Sibolga handal sepanjang perayaan Natal dan Tahun Baru,” kata Poltak.

Menurut Poltak, apel gelar pasukan ini tentunya menjadi barometer bahwa PLN Sibolga tidak akan melakukan pemadaman listrik supaya seluruh masyarakat bisa merayakan Natal dengan penuh hikmat.
“Kita juga berdoa dengan harapan agar cuaca terus bagus, karena belakangan ini kondisi cuaca sangat ekstrim yang berpotensi untuk mengganggu kelistrikan kita,” ujarnya.
[irp posts=”5018″ name=”15 Pelanggan PLN UP3 Sibolga Beralih ke Layanan Prioritas”]
Namun untuk menghadapi gangguan yang tidak diinginkan, kata Poltak, PLN UP3 Sibolga sudah bersiaga untuk mengamankan pasokan listrik terutama pada 37 lokasi di 5 kabupaten/kota yang akan diselenggarakan perayaan Natal.
“Kita sudah siagakan genset apabila terjadi sesuatu. Kemudian ada 345 petugas pelayanan teknik, 12 mobil dan 27 sepeda motor yang selalu standby,” katanya.


Tinggalkan Balasan