Tapanulipost.com, Tapteng – Setelah viralnya video oknum Sekretaris Camat (Sekcam) berinisial FS yang diduga terlibat dalam politik praktis, kini muncul lagi dugaan serupa terhadap seorang oknum ASN lainnya dari Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah (Pemkab Tapteng).

Oknum ASN tersebut berinisial ZS, yang diketahui menjabat sebagai Kepala Bidang di salah satu dinas di Pemkab Tapteng, juga terekam dalam video yang viral di media sosial, saat mengantar pasangan calon (Paslon) Masinton-Mahmud (MAMA) ke KPU Tapteng.

Dalam video yang tersebar di Facebook, ZS tampak berupaya menyamarkan identitasnya dengan memakai wig dan masker.

Dugaan keterlibatan ZS dalam mendukung salah satu Paslon ini menambah panjang daftar ASN yang terlibat politik praktis di tengah pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tapanuli Tengah.

Advertisements

Saat dikonfirmasi mengenai hal tersebut, Sekretaris Daerah Tapanuli Tengah, Erwin Hotmansah Harahap, menyatakan bahwa ZS sedang menjalankan tugas sebagai anggota Satpol PP yang bertugas dalam rangka Pengamanan (PAM) Luar/Dalam/Melekat dan Pengumpulan Bahan Keterangan (Pulbaket) fungsi Intel.

“Sepengetahuan saya dalam tugas pemantauan tersebut mereka dilengkapi dengan Surat Perintah Tugas (SPT). Tetapi bila dalam tugas tersebut yang bersangkutan memakai atribut/simbol Paslon Bupati, maka sudah menyalahi aturan,” tulis Erwin dalam pesan singkatnya menjawab wartawan. Baca sambungan halaman selanjutnya…

Ketika ditanya lebih lanjut apakah ZS memang sedang dalam tugas saat kejadian tersebut, Erwin mengarahkan wartawan untuk mengonfirmasi langsung kepada Kasatpol PP.

Kasus ini memunculkan pertanyaan besar tentang netralitas ASN di Tapanuli Tengah. Pasanya, sebelumnya Pj Bupati Tapanuli Tengah, Sugeng Riyanta, telah menegaskan melalui Surat Edaran Nomor 800.1.6/3090/2023 tentang Netralitas ASN bahwa seluruh ASN dan perangkat desa harus bersikap netral menjelang Pemilu 2024.

Kemudian, dalam Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) yang diadakan pada Selasa (24/9/2024), Sugeng kembali mengingatkan para pimpinan OPD, camat, dan lurah se-Kabupaten Tapanuli Tengah untuk tidak terlibat politik praktis.

Ketua DPRD Tapanuli Tengah, Ahmad Rivai Sibarani, meminta agar Pemkab Tapteng segera mengambil tindakan tegas terhadap oknum ASN yang terlibat.

“Jika benar pria yang mengenakan wig dan masker dalam video itu adalah seorang ASN, saya mendesak Pemkab Tapanuli Tengah, baik itu Pj Bupati, Sekda, maupun Inspektorat, untuk segera mengambil langkah tegas sesuai aturan. Jika terbukti, ASN tersebut harus diberikan sanksi yang sesuai,” ujar Ahmad Rivai pada Rabu (25/9/2024). (red)

Baca Berita menarik lainnya dari Tapanulipost.com di GOOGLE NEWS

Dapatkan berita terkini lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Tapanulipost.com dengan klik tautan ini.