TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Momen perayaan Natal menjadi salah satu momen yang paling indah, penuh keceriaan, saling berbagi dan peduli terhadap sesama. Seperti yang dilakukan Pengacara bermarga Silalahi ini dalam menyambut suka cita Natal. Kepeduliannya terhadap sesama membuat kita terharu dan sangat menyentuh hati.

Bersama sejumlah rekannya, Advokat Parlaungan Silalahi, mendatangi seorang warga kurang mampu yang sedang terbaring akibat sakit yang dideritanya.

Seorang ibu bernama Deri Tambunan (36) warga Hutanabolon, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah ini menderita penyakit parah yang terus menggerogoti tubuhnya. Penyakit itu membuat tubuhnya menjadi kurus kering, dan wajahnya menjadi lebih tua daripada umurnya.

Karena tidak ada biaya untuk berobat, ibu beranak tiga itu sudah 2 bulan terbaring di rumahnya. Sementara sang suami yang hanya bekerja sebagai tukang deres di kebun karet milik orang, tidak dapat berbuat banyak untuk mengobati istrinya itu.

Advertisements

[irp posts=”1272″ name=”LKBH Sumatera Berbagi Kasih dan Keceriaan Bersama Anak Yatim”]

Parlaungan Silalahi pun merasa terenyuh melihat kondisi yang dialami boru Tambunan ini. Ketua LKBH Sumatera ini kemudian memberikan tali asih untuk membantu biaya perobatan Deri Tambunan.

Pengacara yang karirnya tengah bersinar ini mengatakan, tindakan yang dilakukannya ini adalah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, apalagi bagi warga kurang mampu yang memang sangat membutuhkan uluran tangan.

“Ini merupakan tanda kepedulian kami dari LKBH Sumatera kepada warga yang membutuhkan bantuan. Karena ini adalah tanggung jawab kita bersama, kalau bukan kita siapa lagi yang membantu mereka,” ucap Parlaungan.

[irp posts=”2542″ name=”Raih Juara Tingkat Sumut, Bupati Baktiar Sibarani akan Menjamu Kontingen Pesparawi Makan Bersama”]

Kata Parlaungan, momen Natal ini dia manfaatkan untuk saling berbagi terhadap sesama. Sebab menurut Parlaungan, rezeki dan berkat yang dia terima dari Tuhan bukan hanya untuk dirinya sendiri, namun juga untuk dibagi kepada orang yang membutuhkan.

“Kita patut bersyukur atas apa yang telah diberikan Tuhan kepada kita. Rejeki yang diberikan kepada kita bukan hanya milik kita sendiri, tapi kita menjadi saluran berkat bagi orang lain yang membutuhkan. Selalu menjaga keharmonisan dan tali silaturahmi serta saling berbagi terhadap sesama, itu sangat indah,” ujar Pengacara Muda ini. (red)