TAPTENG, TAPANULIPOST.com – Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Rahmansyah Sibarani kembali membawa kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah. Dia berhasil memperjuangkan dana bantuan sosial (bansos) untuk 45 rumah ibadah di Tapanuli Tengah, ditampung pada P-APBD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2020.
Hal itu diungkapkan Rahmansyah Sibarani saat menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat Kabupaten Tapanuli Tengah lewat kegiatan reses di PIA Hotel Pandan, kemarin.
Kegiatan reses tersebut dihadiri para tokoh lintas agama, tokoh masyarakat, serta para Camat yang ada di Tapteng.
Dalam kegiatan reses tersebut, Rahmansyah juga turut didampingi Kadis Perkim Provsu dan juga Biro Binsos Sumut, untuk melakukan pendataan rumah yang akan direhap dan juga berkas-berkas kelengkapan rumah ibadah baik masjid dan gereja yang belum lengkap.
Rahmansyah menyampaikan bahwa Pemprovsu telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 3 miliar lebih untuk rehab 100 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Tapteng.
Selain itu, lanjut Rahmansyah, dia memperjuangkan bantuan untuk 45 rumah ibadah di Tapteng, baik itu untuk Masjid dan juga Gereja, dengan anggaran sekitar Rp2,5 miliar, ditampung di P-APBD Sumut tahun 2020.
“Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada saudara Gubernur Sumatera Utara dan juga kepada tim banggar DPRD Sumut yang sudah menampung usulan dari masyarakat Tapteng di P-APBD Sumut tahun ini,” ucap Rahmansyah.

Sementara itu, Bupati Tapanuli Tengah, Bakhtiar Ahmad Sibarani didampingi Wakil Bupati, Darwin Sitompul yang turut hadir dalam acara reses mengucapkan terima kasih atas perjuangan yang sudah dilakukan Rahmansyah Sibarani untuk membangun Tapteng.
“Itulah kelebihan kalau ada putra daerah yang menjadi perwakilan kita di Provinsi, bisa mengawal dan memperjuangkan apa yang kita usulkan. Jadi apa yang sudah disampaikan oleh bapak Rahmansyah Sibarani yang merupakan abang kandung saya, itu sebagai wujud perhatian dan kepedulian beliau akan daerah kita ini,” ujarnya.
“Dan perlu juga diingat, bahwa itu bukan uang pribadi beliau, melainkan itu bantuan dari Provinsi Sumatera Utara yang diperjuangkan oleh beliau. Jangan seperti orang lain, bantuan dari kementerian tetapi disampaikan bahwa itu bantuan pribadinya. Itu tidak boleh,” ucap Bakhtiar.
Bupati juga menegaskan, bahwa lobi-lobi politik dan anggaran akan terus dilakukannya untuk membawa pembangunan di Kabupaten Tapanuli Tengah.
“Kalau hanya mengharapkan anggaran dari APBD Tapteng saja, maka tidak mungkin kita bisa membangun seperti sekarang ini. Butuh lobi-lobi politik dan anggaran ke Provinsi dan juga pusat, serta kepada stake holder yang ada. Apapun akan saya lakukan untuk membangun Kabupaten Tapanuli Tengah ini,” ujarnya.
Sesuai jadwal, Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Rahmansyah Sibarani akan melaksanakan reses selama dua hari di Kabupaten Tapanuli Tengah.
Di hari pertama, politisi muda dari Partai NasDem itu menyerap aspirasi dan masukan dari masyarakat Nias yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah. kemudian dilanjutkan dengan pertemuan bersama para tokoh lintas agama dan masyarakat Tapteng di PIA Hotel Pandan.
Selanjutnya, Jumat (11/9/2020), Rahmansyah akan bertemu dengan masyarakat di Kecamatan Barus, yang merupakan kampung halamannya.
Dalam reses hari pertama, Rahmansyah telah menampung berbagai masukan dan saran dari masyarakat, termasuk dari lintas tokoh agama yang ada di Kabupaten Tapanuli Tengah. (red)


Tinggalkan Balasan