Tapanulipost com, Sulsel –
Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, meminta para kepala daerah di Sulawesi Selatan memberikan keringanan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), khususnya bagi warga yang mengurus sertipikat tanah pertama kali melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL). Imbauan itu disampaikan dalam rapat koordinasi di Kantor Gubernur Sulsel, Kamis (13/11/2025).

Nusron menegaskan, pembebasan BPHTB bagi masyarakat miskin ekstrem menjadi kunci untuk mempercepat legalisasi aset tanah sekaligus memberikan kepastian hukum kepada warga.

Ia menyebut, banyak tanah di Sulsel belum tersertipikasi karena biaya BPHTB menjadi kendala utama.

“Kalau mau tanah masyarakat punya sertipikat, saya minta tolong Bapak/Ibu Kepala Daerah buatkan peraturan tentang pembebasan BPHTB, khusus untuk rakyat yang masuk kategori miskin ekstrem. Supaya tanah mereka punya kepastian hukum,” ujar Nusron.

Advertisements

Menurutnya, pembebasan BPHTB bukan hanya mempermudah proses, tetapi juga menjadi bentuk nyata kepedulian dan keadilan bagi masyarakat kurang mampu.

“Kalau tanah sudah diukur tapi belum jadi sertipikat karena belum bayar BPHTB, ya sayang. Dengan punya sertipikat, masyarakat bisa lebih tenang dan punya dasar hukum yang kuat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Nusron juga menyerahkan sertipikat aset pemerintah daerah kepada sejumlah kepala daerah di Sulawesi Selatan.

Penyerahan itu mencakup berbagai wilayah, antara lain Kabupaten Luwu (4 sertipikat), Pangkep (208 sertipikat), Wajo (1 sertipikat), Jeneponto (10 sertipikat), Kota Makassar (10 sertipikat), Luwu Timur (2 sertipikat), Soppeng (17 sertipikat), dan Bantaeng (2 sertipikat).

Salah satu penerima, Wakil Bupati Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Abd Rahman Assegaf, mengungkapkan apresiasinya setelah menerima 208 sertipikat aset milik Pemkab Pangkep.

“Aset ini bukan sekadar dokumen, tapi menjadi bagian dari neraca dan kekuatan finansial daerah. Kami akan terus bekerja sama dengan BPN untuk menuntaskan penyertipikatan seluruh aset Pemda. Kami sangat berterima kasih kepada ATR/BPN, kepada Pak Menteri dan seluruh jajaran,” ujarnya. (tp/rl)

Baca Berita menarik lainnya dari Tapanulipost.com di GOOGLE NEWS

Dapatkan berita terkini lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel Tapanulipost.com dengan klik tautan ini.